Sedikitnya empat orang pekerja tewas setelah ditabrak rangkaian kereta api di Jepang. Insiden tragis ini tergolong langka terjadi di negara yang dikenal memiliki rekam jejak keselamatan kereta api yang sangat baik.
Insiden ini, seperti dilansir AFP, Kamis (20/8/2026), terjadi di Stasiun Shin-Kanuma, sebelah utara Tokyo, ibu kota Jepang, pada Kamis (20/8) waktu setempat.
Empat korban tewas merupakan para pekerja yang bertugas membersihkan rumput liar di sekitar rel kereta api.
"Keempatnya dipastikan tewas," kata seorang pejabat departemen pemadam kebakaran setempat kepada AFP.
Seorang pejabat setempat lainnya, yang tidak disebut namanya, menuturkan bahwa saat para petugas darurat tiba di lokasi, tiga pekerja terjepit di bawah kereta, sedangkan satu pekerja lainnya terlempar ke peron.
"Sebelum dibawa ke rumah sakit, keempatnya dalam keadaan tidak sadarkan diri," ujarnya kepada AFP.
Nippon TV melaporkan bahwa para pekerja yang tewas itu sedang membersihkan rumput liar di sekitar rel kereta api.
Panggilan darurat pertama kali diterima pada Kamis (20/8) pagi, pukul 10.47 waktu setempat. Kyodo News melaporkan bahwa rangkaian kereta yang menabrak para pekerja itu merupakan kereta ekspres Spacia X yang melaju di Jalur Tobu Nikko, yang menghubungkan Tokyo Raya dengan Nikko -- destinasi wisata populer.
"Kami mendengar suara gemuruh yang keras. Kemudian kereta berhenti darurat dengan pengereman yang begitu mendadak hingga penumpang tidak bisa berdiri," tutur seorang pria berusia 40 tahun, yang merupakan salah satu penumpang kereta itu, saat berbicara kepada televisi NHK.
"Ada pengumuman yang mengatakan 'kami akan berhenti untuk mencari tahu asal suara tersebut', dan kami tidak bisa turun untuk beberapa waktu," ucapnya.
(nvc/idh)






Komentar (0)