KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) harus mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan air bersih.
Oleh karena itu, Kementerian PU bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak di Kabupaten Nagekeo dan Ende.
“(Hal) yang paling penting sekarang adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Air bersih harus tersedia dan bisa segera dimanfaatkan oleh warga yang terdampak,” ujar Dody dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (20/8/2026).
Baca juga: Kebutuhan Pengungsi Gempa NTT di Sejumlah Wilayah: Makanan hingga Air Bersih
Di Kabupaten Nagekeo, Kementerian PU menyiapkan bantuan air bersih untuk masyarakat di tenda pengungsian Kelurahan Maupongo yang melayani 152 kepala keluarga (KK).
Bantuan tersebut juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas umum, yaitu masjid, sekolah, dan Komando Rayon Militer (Koramil).
Di Kabupaten Ende, bantuan air bersih disiapkan untuk tiga desa, yakni Desa Raporendu, Desa Randotonda, dan Desa Ndetundora, yang secara keseluruhan dapat melayani 725 KK atau 2.609 jiwa.
Baca juga: Sekolah Terdampak Gempa, Pemkab Ende Terapkan PJJ 10 Hari
Kementerian PU juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan unsur terkait untuk memperbarui data kebutuhan masyarakat serta memastikan dukungan air bersih dapat segera menjangkau warga terdampak di wilayah yang membutuhkan.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Komentar (0)