Penanganan Gempa NTT, Anggota DPR Kritik Koordinasi Pusat dan Daerah

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Warga mengendarai sepeda motor di jalan yang rusak akibat gempa di Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Gempa M7,7 melanda NTT pada Sabtu (15/8/2026). (Sumber: AP Photo/Firdia Lisnawati)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi PAN Ahmad Yohan merasa belum ada koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa M7,7 melanda NTT pada Sabtu (15/8/2026) lalu.

Dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Kamis (20/8/2026), Yohan mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Bulog untuk memastikan masyarakat terdampak tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh makanan.

“Kita minta kepada Bulog untuk segera mengambil inisiatif berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional untuk mempercepat bantuan pangannya, bantuan pangannya kepada semua KK, dengan mekanisme kolektif saja,” kata dia.

“Saya kira tinggal berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dengan camat, dengan kepala desa untuk memastikan warganya berada di mana, kemudian itu segera logistik sampai, memastikan bahwa mereka merasa diperhatikan,” tambahnya.

Baca Juga: BNPB Buka Suara Soal Pemulihan Penyintas Gempa di NTT dan Kendala Distribusi Bantuan

Ia berharap warga terdampak gempa tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini.

“Karena sampai hari ini kan belum terasa ada koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Yohan menegaskan, harus ada koordinasi untuk memastikan jumlah warga terdampak hingga kerusakan yang diakibatkan gempa.

“Kita harus memberikan jaminan kepastian kepada warga yang rumahnya rusak, jadi agar mereka itu hilang traumanya, mereka percaya bahwa negara ini hadir.”

“Jangan sampai mereka sedihnya berlarut kemudian pelayanan pemerintah juga belum berjalan, akibat seperti ini kemudian berdampak pada perilaku masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Baca Juga: Sisa Luka dan Cerita Penyintas Gempa NTT, Tertimbun Reruntuhan hingga Isu Tsunami

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • komisi iv dpr ri
  • ahmad yohan
  • gempa bumi ntt
  • ntt
  • gempa NTT
  • penanganan gempa NTT
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tambah Jadi 71 Orang, BNPB Akui Hadapi Kendala Salurkan Bantuan
• 17 jam lalu
0
thumb
Respons Forkopimda Tangani Penanganan Gempa Bumi Tuai Kritik Publik
• 16 jam lalu
0
thumb
BI Guyur Insentif Rp 446,5 T ke Perbankan hingga Awal Agustus 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Lama Menghilang dari Layar Kaca, Velove Vexia Kini Punya Kesibukan Baru, Penampilannya di Istana Jadi Sorotan
• 19 jam lalu
0
thumb
Massa Desak Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Dukung Pemberantasan Korupsi
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.