Angkot Listrik Mulai Diuji Coba di Kota Bandung

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bandung: Angkutan kota (angkot) berbasis listrik mulai diuji coba di Kota Bandung, Jawa Barat. Koperasi Pemilik Angkutan Masyarakat (Kopamas) bekerja sama dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) dalam pengujian kendaraan listrik sebagai alternatif armada transportasi umum.

Ketua Kopamas Kota Bandung Budi Kurnia mengatakan kendaraan listrik tersebut akan diuji pada trayek yang dikelola Kopamas. Salah satu rute yang menjadi sasaran ialah trayek hasil pengaturan ulang dari Cibogo Atas-Andir menjadi Terminal Ledeng-Bandara Husein Sastranegara melalui Sukahaji.

"Kendaraan listrik ini kami proyeksikan untuk digunakan pada trayek yang dikelola oleh Kopamas," kata Budi di Sarijadi, Bandung, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurut Budi, kendaraan listrik memiliki karakteristik yang sesuai dengan kondisi rute Terminal Ledeng-Bandara Husein Sastranegara. Sejumlah ruas pada jalur tersebut relatif sempit sehingga armada berukuran sesuai diperlukan agar lebih mudah bermanuver.
 

Baca Juga :

Pemkot Bandung Selidiki Viral Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan


Selain dimensi kendaraan, efisiensi biaya operasional menjadi salah satu pertimbangan Kopamas dalam melakukan uji coba. Budi mengatakan angkot konvensional yang menempuh jarak sekitar 180-200 kilometer per hari membutuhkan biaya bahan bakar sekitar Rp150 ribu hingga Rp170 ribu. Sementara itu, kendaraan listrik yang diuji membutuhkan sekitar 50 kilowatt-jam (kWh) untuk satu kali pengisian daya.

"Kalau 50 kWh dikalikan sekitar Rp1.700, biayanya berada di bawah Rp50 ribu untuk sekali pengisian," ujar Budi.

Budi memperkirakan satu kWh listrik dapat digunakan untuk menempuh sekitar lima kilometer. Dengan kapasitas baterai 50 kWh, kendaraan diproyeksikan mampu menempuh jarak sekitar 250 kilometer dalam satu kali pengisian.

Jarak tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional kendaraan selama satu hari. Meski demikian, uji coba tidak hanya ditujukan untuk melihat kemampuan kendaraan dalam menempuh rute. Kopamas juga akan mengumpulkan sejumlah data sebagai bahan evaluasi sebelum armada digunakan secara penuh.

Data yang akan dihimpun mencakup durabilitas kendaraan, load factor, kebutuhan jumlah armada, serta respons masyarakat terhadap penggunaan angkutan umum berbasis listrik.


(Ilustrasi mobl listrik. Foto: Medcom.id)


"Uji coba ini memang lebih diarahkan untuk mendapatkan data sebelum kendaraan digunakan secara penuh," sahut Budi.

Pada tahap awal, Kopamas mengoperasikan satu unit kendaraan untuk menjalani uji coba. Jika hasil evaluasi memenuhi kebutuhan operasional, jumlah armada yang diperlukan untuk trayek tersebut diperkirakan mencapai 15 hingga 20 unit. Dengan jumlah tersebut, waktu tunggu atau headway antarangkot diproyeksikan sekitar 10-15 menit.

Kendaraan listrik yang diuji juga dilengkapi pendingin udara (AC) untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Adapun fasilitas Wi-Fi dan sistem pembayaran digital menggunakan metode tapping card masih dalam tahap persiapan.

Kopamas juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait fasilitas yang dinilai diperlukan penumpang.

"Prinsipnya, kami ingin masyarakat merasa nyaman menggunakan angkutan umum ini," tandas Budi.

Budi berharap uji coba angkot listrik mendapat dukungan dari pemerintah, anggota Kopamas, dan masyarakat. Menurut dia, penggunaan kendaraan listrik diharapkan dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus mendorong peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BI: Era Suku Bunga Tinggi Tekan Sektor Pasar Keuangan Global
• 2 jam lalu
0
thumb
1,49 Juta Penerima Bansos Main Judi Online, 1 Juta di Antaranya Masih Anak-Anak
• 7 jam lalu
0
thumb
Massimo Rivola Tetap Waspadai Ducati Meski Aprilia Tampil Mendominasi Sepanjang Musim MotoGP 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
BPOM dan Novo Nordisk Ingatkan Bahaya Obat Pelangsing Abal-abal untuk Obesitas
• 3 jam lalu
0
thumb
Gus Salam Dapat Restu 3 Poros Pesantren Besar untuk Maju Jadi Ketum PBNU
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.