Kemenkes Dirikan Dua RS Lapangan Bantu Korban Gempa NTT

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, NAGEKEO -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tengah mendirikan dua Rumah Sakit (RS) Lapangan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo. Pendirian fasilitas darurat ini untuk memastikan kesiapan pelayanan medis sekaligus mendukung pemulihan fasilitas kesehatan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Pusat Krisis Kesehatan (Puskris) Kemenkes, Agus Jamaludin, menyampaikan pengiriman dan pendirian RS Lapangan tersebut merupakan langkah cepat dari aktivasi Health Emergency Operation Center (HEOC) guna merespons kondisi fasilitas kesehatan yang terdampak gempa.

Baca Juga
  • Dompet Dhuafa Kirim 9 Ton Bantuan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
  • Di Bawah Tenda, Penyintas Gempa di Mbay Menunggu Bantuan
  • 7.480 Rumah dan 40 Tempat Ibadah di Manggarai Timur Rusak Akibat Gempa

"Saat ini kami tengah mendirikan dua RS Lapangan di RSUD Ruteng Kabupaten Manggarai dan RSUD Aeramo Kabupaten Nagekeo. Langkah ini krusial untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang optimal dan aman, mengingat kedua fasilitas tersebut mengalami kerusakan," ujar Agus dalam keterangannya pada Rabu (19/8/2026).

Sebagai tindak lanjut di lapangan, Tim Emergency Medical Team (EMT) Komposit Nagekeo pada Selasa (18/8) telah berkoordinasi dengan Direktur RSUD Aeramo terkait operasional RS Lapangan. Tim juga bekerja sama dengan petugas Instalasi Pemeliharaan Rumah Sakit (IPRS) untuk memantau kondisi kerusakan ruang perawatan secara menyeluruh guna menjamin keamanan staf dan pasien.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Berdasarkan hasil koordinasi sementara, RSUD Aeramo sangat membutuhkan tambahan tenda untuk menunjang RS Lapangan tersebut," ujar Agus.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolda NTT Kirim Bantuan ke 322 KK di Pulau Longos Pascagempa
• 22 jam lalu
0
thumb
Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Polda, Potensi Panen Capai 2.795 Ton
• 8 menit lalu
0
thumb
1,49 Juta Penerima Bansos Main Judi Online, 1 Juta di Antaranya Masih Anak-Anak
• 1 jam lalu
0
thumb
HUT ke-81 RI: 3.786 Pendaki Padati Bawakaraeng, 31 Dievakuasi
• 23 jam lalu
0
thumb
SMEP Panakkukang, Melinda Aksa Evaluasi Program PKK
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.