Kapolda NTT Kirim Bantuan ke 322 KK di Pulau Longos Pascagempa

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

NTT, tvOnenews.com - Kepedulian Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (17/8/2026).

Bantuan sosial tersebut merupakan bantuan dari Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko yang disalurkan melalui jajaran Polres Manggarai Barat sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian akibat dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Penyaluran bantuan dilaksanakan sekitar pukul 15.30 WITA. Tim yang dipimpin Kasat Polairud Polres Manggarai Barat IPTU Leonardo Marpaung bergerak menuju Pulau Longos menggunakan satu unit speed boat.

Setelah menempuh perjalanan, tim tiba di Pulau Longos sekitar pukul 17.00 WITA. Selanjutnya, pada pukul 17.20 WITA, bantuan diserahkan secara langsung kepada warga yang berada di tenda-tenda pengungsian di wilayah ketinggian Pulau Longos.

Kehadiran personel Polri di tengah-tengah warga bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan dukungan setelah mengalami situasi yang menimbulkan trauma.

Warga Pulau Longos diketahui memilih mengungsi sementara ke tempat yang lebih tinggi karena masih merasakan trauma akibat gempa bumi dan kekhawatiran terhadap potensi gempa susulan maupun tsunami. 

Sebanyak 10 titik kumpul kemah darurat dibangun secara mandiri oleh warga menggunakan terpal sebagai tempat pengungsian.

Berdasarkan penyampaian Kepala Desa Pontianak, Syarifuddin, jumlah warga Pulau Longos yang melakukan pengungsian sementara mencapai sekitar 322 kepala keluarga (KK).

Meski dampak gempa terhadap bangunan di Pulau Longos tidak sampai menimbulkan kerusakan berat dan sebagian besar hanya mengalami kerusakan ringan, kondisi psikologis warga masih menjadi perhatian. 

Rasa trauma membuat masyarakat memilih bertahan di lokasi yang lebih tinggi dan relatif aman.

Dalam kegiatan tersebut, Polri menyalurkan sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya 10 dus bantuan sosial Kapolda NTT, 114 pcs pampers anak-anak, 10 galon air bersih, serta 10 dus mi instan.

Selain kebutuhan pangan dan perlengkapan anak, kebutuhan kesehatan dan sanitasi juga menjadi perhatian. Berdasarkan informasi tenaga medis Puskesmas Desa Pontianak, masyarakat masih membutuhkan obat-obatan, vitamin dan perlengkapan P3K, termasuk obat untuk hipertensi, diare serta obat demam bagi anak-anak. Ketersediaan air bersih juga semakin berkurang, sementara fasilitas MCK masih terbatas. Kebutuhan susu formula bagi anak-anak turut menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ada Cara Hemat, Ekonom Pertanyakan Wacana Prabowo Cetak Ulang Buku Sekolah
• 18 jam lalu
0
thumb
Pulihkan Trauma Korban Gempa di Maumere, Polda NTT Beri Terapi USEFT
• 5 jam lalu
0
thumb
Komentar SBY Soal Pidato Prabowo, Soroti Target Ekonomi 6%
• 17 jam lalu
0
thumb
PKS Kawal Implementasi MBG Berjalan Efisien dan Tepat Sasaran
• 7 jam lalu
0
thumb
Alasan KPK Tak Tindak Etik Polisi Tersangka Pemerasan
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.