Anak-Anak Korban Gempa NTT Diberikan Trauma Healing di Pengungsian

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Anak-Anak Korban Gempa NTT Diberikan Trauma Healing di PengungsianNasional | okezone | Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:02

JAKARTA - Upaya penanganan bencana tidak hanya diberikan dalam bentuk penyediaan kebutuhan dasar bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berkat kolaborasi antara pemerintah dengan sejumlah unsur masyarakat, upaya pemulihan psikososial, khususnya bagi anak-anak terdampak bencana, juga dilakukan melalui kegiatan trauma healing dan penyediaan perpustakaan keliling di posko pengungsian GOR Samador, Kabupaten Sikka, NTT.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan pengungsi, khususnya anak-anak yang harus menjalani aktivitas sehari-hari di lokasi pengungsian.

"Kehadiran perpustakaan keliling dan trauma healing di GOR Samador menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan sosial masyarakat terdampak," ujar Berton, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga:Ngeri! Niat Tangkap Maling Motor, Anggota Polisi di Bogor Malah Dikeroyok Warga

Ia mengatakan, dalam kegiatan trauma healing, pendamping mengajak anak-anak berinteraksi dan bermain bersama sehingga mereka tetap dapat menjalani aktivitas sesuai dengan usia dan kebutuhan perkembangannya.

Kegiatan tersebut dikemas secara interaktif dan menyenangkan, memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berpartisipasi dalam permainan edukatif, bercerita, bernyanyi, hingga mengikuti aktivitas kelompok.

"Hal ini dilakukan untuk membantu anak-anak mengekspresikan perasaan serta mengurangi kecemasan dan tekanan akibat situasi bencana," ujarnya.

Sementara itu, kehadiran perpustakaan keliling juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengisi waktu sekaligus menjaga aktivitas belajar dan bermain selama berada di pengungsian. Kehadiran perpustakaan tersebut, lanjut dia, didukung oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka.

Berton berharap layanan dukungan psikososial yang terjalin melalui kolaborasi antarpihak ini dapat terus diberikan selama masyarakat masih berada di pengungsian. Langkah tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak dapat segera pulih dan bangkit pascabencana.

Baca Juga:Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026

"Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana, terutama kelompok rentan seperti anak-anak," ujarnya.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap 2 Orang Bawa Pisau dan Golok Menuju Titik Aksi Mahasiswa, Motifnya Didalami
• 17 jam lalu
0
thumb
Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen pada Juli 2026
• 3 menit lalu
0
thumb
Seskab Teddy: Atas Instruksi Presiden, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT
• 4 jam lalu
0
thumb
Honda Dikabarkan Gandeng Tata Technologies Kembangkan Platform Mobil Baru
• 3 jam lalu
0
thumb
Mourinho tidak Takut Apa pun, Pernah Maki Ronaldo di Tengah Pemain Lain dan Langsung Cetak 2 Gol
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.