Petugas gabungan masih mencari aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Bayu Zulkarnaen (36), yang diduga tercebur di Sungai Cisadane. Pencarian sudah dilakukan hampir sepekan.
Pada Selasa (18/8/2026), pencarian korban sudah memasuki hari keenam. Tim pencarian dan penyelamatan (search and rescue/SAR) gabungan masih mencari korban dengan memperluas area penyisiran.
"Belum ditemukan, belum ada tanda-tanda (keberadaan korban). Teman-teman SAR hari ini masih melakukan upaya, masih proses pencarian," kata Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko.
Selain penyisiran di darat, petugas SAR juga ada yang menyelam untuk menelusuri bawah Jembatan Cisadane yang diduga menjadi titik awal korban terjatuh. Jembatan itu berlokasi di Gang Amil, Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor.
Pencarian difokuskan di Jembatan Cisadane yang menghubungkan Kelurahan Cipaku dengan Pamoyanan. Saat itu hanya motor korban yang ditemukan di lokasi.
Korban diduga tercebur pada Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Penyisiran juga diperluas hingga ke Bendung Empang atau sekitar 4,5 kilometer (km) dari lokasi awal.
"Hari ini teman-teman masih lakukan penyelaman, kemudian ada juga yang melakukan penyisiran sampai dengan ke Bendung Empang," kata Dimas.
"Penyelaman masih dilakukan di titik awal diduga korban terjatuh, atau di bawah jembatan tempat motor korban ditemukan. Tetapi memang dari beberapa kali penyelaman belum ada nampak tanda-tanda korban," imbuhnya.
(jbr/rfs)






Komentar (0)