Jakarta, CNBC Indonesia - Setidaknya 1.700 orang menjadi korban penipuan bermodus lowongan kerja di Eropa.
Melansir GulfNews, petugas dari Kantor Polisi Project 4 di Kota Quezon, Filipina berhasil menangkap tersangka utama, Mazhoor Ubongin Khusin (alias "Maz"), pada 20 Juli 2026 di Mexico, Pampanga.
Khusin diketahui menjabat sebagai pengurus ALJU International Manpower Services Inc., sebuah agen perekrutan yang izin operasionalnya telah dicabut akibat berbagai pelanggaran regulasi.
Menurut Departemen Pekerja Migran (DMW) Filipina, Khusin diduga menawarkan pekerjaan di Polandia, Lituania, dan Republik Ceko, termasuk posisi sebagai pekerja pabrik, pekerja pertanian, dan pekerja perhotelan. Dia menjanjikan gaji hingga 90.000 peso Filipina (sekitar Rp26 juta) per bulan. Para pelamar diduga diminta membayar biaya penempatan yang berkisar 80.000 hingga 130.000 peso (Rp23-37 juta).
Dia juga diduga menggunakan taktik tipu daya untuk mendesak para pemohon agar segera melakukan pembayaran.
Meskipun Khusin telah dijebloskan ke dalam tahanan, DMW bersama Kepolisian Filipina terus melakukan pengejaran terhadap lima tersangka lain yang diduga kuat terlibat dalam jaringan ini.
"Penangkapan perekrut ilegal ini menandai perkembangan penting dalam kasus-kasus yang diajukan terkait dugaan skema perekrutan yang menyasar para pekerja migran kita, yang hanya menginginkan kehidupan lebih baik bagi keluarga mereka," tegas Menteri DMW, Hans Leo J. Cacdac.
(hsy/hsy)





Komentar (0)