Grid.ID - Mahasiswa pelaku tabrak lari akhirnya dicecar Dedi Mulyadi. Pasalnya mahasiswa itu diketahui telah menabrak polisi hingga tewas.
Sosok mahasiswa itu pun diketahui berinisial A. Yang terseret kasus tabrak lari hingga menewaskan anggota Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Merdeka, depan El Royale, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
Hingga singkat cerita, kabar tersebut terdengar ke telinga Gubernur Jawa Barat. Sang mahasiswa bahkan disebut telah dicecar oleh Dedi Mulyadi.
Dimana dalam pengakuannya, A dalam keadaan mabuk, serta mengkonsumsi minuman beralkohol.
"Kamu mabuk nggak? tanya Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari KompasTV, Senin (17/8/2026).
"Mabuk," jawab pelaku.
"Minumnya di mana?" cecar Dedi Mulyadi.
"Di kedai Simpang Lima," jawab A.
"Beli minumnya di kedai Simpang Lima apa bawa sendiri?" tanya Dedi Mulyadi lagi.
"Bukan saya yang beli," jawab A lagi.
"Yang belinya siapa? Di situ tiba-tiba minumannya datang dibawa sama jin?" tanya pria yang akrab disapa KDM itu.
Cecaran Dedi Mulyadi juga berlanjut terkait apakah A menyadari kehadiran korban Aiptu Asep Suhara yang naik motor.
"Pada saat kamu menabrak, kamu lihat gak ada orang bawa motor di depanmu?" cecar Dedi Mulyadi.
"Nggak melihat pak," ucap pelaki
"Kamu menyadari gak mobil kamu nabrak? Kamu menyadari gak setelah nabrak gak ngerem? Ya kan setelah nabrak nih harusnya ngerem," tandas KDM.
Sementara itu, melansir dari Kompas.com, iptu Asep Suhara sedang dalam perjalanan pulang setelah melaksanakan tugas patroli menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman di lokasi kejadian, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi D-3649-ADV yang dikendarai korban dengan sebuah kendaraan roda empat.
Mobil tersebut diketahui ditumpangi oleh empat orang, terdiri dari dua pria dan dua wanita. Setelah terjadi benturan, pengemudi kendaraan roda empat tidak berhenti untuk memberikan pertolongan, melainkan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)