Dicecar Dedi Mulyadi, Mahasiswa Pelaku Tabrak Lari Akui Mabuk dan Tak Sadar Tabrak Polisi hingga Tewas

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Mahasiswa pelaku tabrak lari akhirnya dicecar Dedi Mulyadi. Pasalnya mahasiswa itu diketahui telah menabrak polisi hingga tewas.

Sosok mahasiswa itu pun diketahui berinisial A. Yang terseret kasus tabrak lari hingga menewaskan anggota Polrestabes Bandung,  Aiptu Asep Suhara.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Merdeka, depan El Royale, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Hingga singkat cerita, kabar tersebut terdengar ke telinga Gubernur Jawa Barat. Sang mahasiswa bahkan disebut telah dicecar oleh Dedi Mulyadi.

Dimana dalam pengakuannya, A dalam keadaan mabuk, serta mengkonsumsi minuman beralkohol.

"Kamu mabuk nggak? tanya Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari KompasTV, Senin (17/8/2026).

"Mabuk," jawab pelaku.

"Minumnya di mana?" cecar Dedi Mulyadi.

"Di kedai Simpang Lima," jawab A.

"Beli minumnya di kedai Simpang Lima apa bawa sendiri?" tanya Dedi Mulyadi lagi.

"Bukan saya yang beli," jawab A lagi.

 

"Yang belinya siapa? Di situ tiba-tiba minumannya datang dibawa sama jin?" tanya pria yang akrab disapa KDM itu.

Cecaran Dedi Mulyadi juga berlanjut terkait apakah A menyadari kehadiran korban Aiptu Asep Suhara yang naik motor.

"Pada saat kamu menabrak, kamu lihat gak ada orang bawa motor di depanmu?" cecar Dedi Mulyadi.

"Nggak melihat pak," ucap pelaki

"Kamu menyadari gak mobil kamu nabrak? Kamu menyadari gak setelah nabrak gak ngerem? Ya kan setelah nabrak nih harusnya ngerem," tandas KDM.

Sementara itu, melansir dari Kompas.com, iptu Asep Suhara sedang dalam perjalanan pulang setelah melaksanakan tugas patroli menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman di lokasi kejadian, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi D-3649-ADV yang dikendarai korban dengan sebuah kendaraan roda empat.

Mobil tersebut diketahui ditumpangi oleh empat orang, terdiri dari dua pria dan dua wanita. Setelah terjadi benturan, pengemudi kendaraan roda empat tidak berhenti untuk memberikan pertolongan, melainkan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Putin Ucapkan Selamat HUT ke-81 RI kepada Prabowo dan Rakyat Indonesia, Doakan Bahagia dan Makmur
• 6 jam lalu
0
thumb
Warga Kabupaten Aceh Tamiang Kini Bisa Mengakses Air Bersih Tanpa Harus Mengantre
• 20 jam lalu
0
thumb
3 Hari Belum Tersentuh Bantuan, Warga Manggarai Timur Andalkan Beras dari Reruntuhan Bangunan
• 1 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut Ambulans Udara Dokter Terbang, BRIN Kebut Ekosistem Pesawat N219
• 14 jam lalu
0
thumb
Masyarakat Siap-siap! Purbaya Buka Opsi Pungut Pajak Baru Jika Hal Ini Terjadi
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.