JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Penanggulangan Pasca Bencana (Galapana) DPR RI mendorong agar penanganan korban terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa berlangsung cepat.
"Kami dari DPR RI sengaja minta penjelasan dari penanggung jawab penanganan tanggap darurat bencana ini, kita minta laporan kondisi existing kemudian langkah taktis yang diambil biasa tanggap darurat, kemudian juga penanganan yang harus segera cepat dilakukan," kata Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
Dalam tinjauan langsung di Ruteng, Manggarai, NTT, DPR juga akan membawa masukan dari pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait untuk menentukan langkah yang perlu dilakukan dalam satu hingga dua hari ke depan.
Baca juga: Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 53 Orang, Listrik Mulai Pulih dan Jalan Terdampak Dibersihkan
Cucun mengatakan, DPR juga meminta kepastian mengenai penanganan korban gempa, termasuk dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial.
"Kami ingin laporan juga, kepastian dalam tanggap darurat ini terutama yang paling pertama penanganan para korban gempa ini," ujar dia.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu mengatakan bahwa dampak bencana tidak hanya terjadi di Kabupaten Manggarai.
DPR juga meminta laporan mengenai kondisi kabupaten-kabupaten lain yang turut terdampak.
"Karena bukan hanya Kabupaten Manggarai saja, termasuk ada kabupaten-kabupaten lain yang terdampak, kita minta juga masukan dalam waktu yang singkat ini," kata Cucun.
Baca juga: Tanggap Darurat Gempa NTT, Pemerintah Prioritaskan Penyelamatan Warga
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati, Wakil Ketua Komisi XI Bambang Hariyadi, Anggota Komisi II Cindy Monica Salsabila, dan Wakil Ketua Komisi X Kurniasih Mufidayati.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kepala BNPB, Wakil Menteri Sosial, serta Bupati Manggarai.
Sejumlah pejabat pemerintah dan pimpinan lembaga juga mengikuti pertemuan secara daring melalui Zoom.
Di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Wakil Menteri Kesehatan, serta jajaran direksi PLN, Pertamina, dan Telkom.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT






Komentar (0)