Link SPCP IPDN 2026: Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

medcom.id
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 segera dibuka. Pendaftaran calon praja dilakukan secara online melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) mulai 18 hingga 30 Agustus 2026.
 
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak putra-putri terbaik bangsa untuk mengikuti seleksi calon praja IPDN 2026. Bagi calon peserta yang berminat, yuk persiapkan dokumen dan pahami seluruh ketentuan seleksi sebelum melakukan pendaftaran.
 
Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.2.2/5875/SJ tentang Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026. Pendaftaran dilakukan secara bersamaan dengan pendaftaran calon siswa-siswi/taruna-taruni pendidikan tinggi kedinasan pada 18-30 Agustus 2026.

Informasi mengenai SPCP IPDN 2026 dapat dipantau melalui laman resmi spcp.ipdn.ac.id. Sedangkan, pendaftaran dilakukan melalui https://sscasn.bkn.go.id/.
 
Sebelum membahas lebih lanjut, yuk kita kenalan dengan seleksi calon praja satu ini. Simak selengkapnya dikutip dari Instagram humasipdn.id: Apa Itu SPCP IPDN? SPCP merupakan singkatan dari Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Seleksi ini merupakan jalur penerimaan calon praja untuk mengikuti pendidikan di IPDN.
 
Dalam prosesnya, Kemendagri mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa dengan menjanjikan kelulusan sebagai calon praja dengan meminta imbalan tertentu. Hal tersebut merupakan tindakan yang tidak benar dan termasuk delik penipuan.
 
Lantas, bagaimana cara daftarnya? Ini penjelasannya. Cara Daftar SPCP IPDN 2026 Pendaftaran calon praja IPDN 2026 dilakukan secara online melalui laman resmi SSCASN BKN.
 
Berikut tahapan pendaftarannya:
  1. Akses laman https://sscasn.bkn.go.id/.
  2. Buat akun SSCASN Sekolah Kedinasan Tahun 2026.
  3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
  4. Pilih sekolah kedinasan dan isi biodata.
  5. Unggah dokumen persyaratan administrasi SPCP IPDN sesuai format dan ukuran yang ditentukan dalam aplikasi SSCASN.
  6. Cek kembali resume pendaftaran.
  7. Cetak bukti pendaftaran.
Setelah pendaftaran selesai. Peserta perlu menunggu proses verifikasi dokumen persyaratan administrasi.
 
Tak hanya itu, syarat seleksi ini tidak kalah penting untuk diperhatikan. Berikut rinciannya: Syarat Umum SPCP IPDN 2026 Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta. Berikut syarat umum SPCP IPDN 2026:
  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada 1 Januari 2026.
  3. Tinggi badan minimal 160 cm bagi pria dan 155 cm bagi wanita.
Syarat Administrasi SPCP IPDN 2026 Selain persyaratan umum, peserta juga harus memenuhi ketentuan administrasi sebagai berikut:
  1. Memiliki ijazah SMA atau Madrasah Aliyah (MA), bukan lulusan SMK dan bukan lulusan Paket C.
  2. Memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 73,00.
  3. Khusus pendaftar dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya, nilai rata-rata ijazah minimal 65,00.
  4. Bagi pemilik ijazah dari sekolah luar negeri, wajib mendapatkan pengesahan berupa surat pernyataan atau persamaan dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan.
  5. Lulusan SMA/MA tahun 2026 yang belum menerima ijazah dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus yang mencantumkan hasil penilaian akhir kelas XII, ditandatangani kepala sekolah atau pejabat berwenang serta dicap atau distempel basah.
  6. Nilai mata pelajaran Bahasa Inggris pada ijazah atau Surat Keterangan Lulus minimal 75,00. Ketentuan ini dikecualikan bagi pendaftar dari enam provinsi di Papua yang telah disebutkan.
  7. Memenuhi ketentuan domisili sesuai wilayah pendaftaran.
  8. Bagi peserta Orang Asli Papua (OAP), wajib melampirkan surat keterangan OAP yang ditandatangani Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua serta dicap atau distempel basah.
  9. Memiliki Pakta Integritas Tahun 2026.
  10. Memiliki alamat email aktif.
  11. Menyiapkan pasfoto berwarna ukuran 4x6 cm dengan latar belakang merah, menghadap ke depan, tidak memakai kacamata, serta mengenakan kemeja lengan panjang putih polos.
Untuk informasi lebih lengkapnya. Kamu dapat mengecek melalui link ini: https://spcp.ipdn.ac.id/storage/pengumuman/1t6QkbBSdahYekniTzcwSYYrpvrRUH9QOSNR2Dr6.pdf Ketentuan Domisili Peserta harus berdomisili minimal satu tahun sampai dengan waktu pendaftaran di kabupaten/kota pada provinsi tempat mendaftar. Bukti domisili berupa Kartu Keluarga dan KTP elektronik atau Kartu Identitas Anak bagi peserta yang belum berusia 17 tahun.
 
Bagi peserta yang berdomisili kurang dari satu tahun, masih dapat mendaftar dengan ketentuan tertentu, antara lain bersekolah SMA/MA di kabupaten/kota pada provinsi tempat kelulusan, orang tua kandung berasal dari wilayah tersebut, atau orang tua kandung sedang melaksanakan tugas negara di wilayah tempat pendaftaran. Persyaratan Lain Peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi juga harus memenuhi ketentuan lainnya, yakni:
  1. Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan.
  2. Tidak bertato.
  3. Bagi peserta pria, tidak bertindik dan tidak mempunyai bekas tindik pada telinga maupun bagian tubuh lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.
  4. Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak.
  5. Belum pernah menikah. Khusus peserta wanita, belum pernah hamil atau melahirkan.
  6. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN atau mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat.
Ketentuan bagi Calon Praja yang Lulus Peserta yang dinyatakan lulus sebagai Calon Praja IPDN harus memenuhi sejumlah ketentuan. Peserta tidak diperkenankan mengundurkan diri dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
 
Calon praja juga harus bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan atau ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, peserta bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN selama proses pembelajaran serta menaati seluruh peraturan yang berlaku.
 
Apabila calon praja mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus, peserta wajib mengembalikan biaya seleksi yang telah disetorkan ke kas negara.
 
Peserta yang terbukti melakukan pemalsuan identitas atau dokumen persyaratan juga akan dinyatakan gugur. Jadwal SPCP IPDN 2026 Berikut jadwal lengkap pelaksanaan SPCP IPDN 2026:
  • 18-30 Agustus 2026: Pendaftaran online dan pembuatan akun SSCASN Sekolah Kedinasan.
  • 18 Agustus-1 September 2026: Verifikasi dokumen persyaratan administrasi.
  • 2-3 September 2026: Pengumuman verifikasi dokumen persyaratan administrasi.
  • 4-5 September 2026: Masa sanggah.
  • 4-6 September 2026: Jawab masa sanggah.
  • 7-8 September 2026: Pengumuman pasca masa sanggah.
  • 11-15 September 2026: Pembayaran PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
  • 18-21 September 2026: Pengumuman jadwal SKD, termasuk lokasi, waktu, sesi ujian, serta pencetakan kartu ujian.
  • 22 September-7 Oktober 2026: Pelaksanaan SKD.
  • Oktober 2026: Pengumuman hasil SKD.
  • Oktober 2026: Verifikasi faktual tahap I dan pelaksanaan gladi simulasi Tes Kemampuan Bahasa Inggris.
  • Oktober 2026: Tes Kemampuan Bahasa Inggris.
  • Oktober 2026: Pengumuman verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap I dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris.
  • Oktober 2026: Pelaksanaan Tes Kesehatan Tahap I.
  • Oktober 2026: Pengumuman hasil Tes Kesehatan Tahap I.
  • Oktober 2026: Gladi Psikologi, Integritas dan Kejujuran.
  • Oktober 2026: Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran.
  • Oktober 2026: Pengumuman hasil Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran.
  • Oktober-November 2026: Penerimaan peserta dan verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap II, Tes Kesehatan Tahap II, Tes Kesamaptaan dan Antropometri, serta wawancara.
  • November 2026: Pengumuman hasil kelulusan akhir SPCP IPDN 2026.
  • November 2026: Registrasi calon praja di Kampus IPDN Jatinangor.
Seluruh jadwal tersebut dapat mengalami pembaruan. Peserta diharapkan selalu memantau informasi terbaru mengenai perubahan jadwal, lokasi pelaksanaan tes, dan informasi lainnya melalui spcp.ipdn.ac.id. Tahapan Seleksi SPCP IPDN 2026 Seleksi calon praja IPDN tidak berhenti pada tahap administrasi. Peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti rangkaian seleksi, mulai dari SKD, Tes Kemampuan Bahasa Inggris, Tes Kesehatan, Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran, hingga tahapan akhir.
 
Pada tahap akhir terdapat verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap II, Tes Kesehatan Tahap II, Tes Kesamaptaan dan Antropometri, serta wawancara. Biaya Seleksi IPDN 2026 Untuk pendidikan, materi promosi SPCP IPDN 2026 menyebutkan tidak dipungut biaya atau gratis biaya pendidikan 100 persen. Namun, peserta tetap perlu memperhatikan ketentuan biaya pada tahap SKD. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri menyebutkan pelaksanaan SKD dikenakan PNBP SKD dari BKN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
 
Pembayaran dilakukan berdasarkan kode billing yang dikeluarkan BKN melalui mekanisme pada portal SSCASN. Biaya SPCP IPDN 2026 selain PNBP SKD dibebankan kepada APBN Kementerian Dalam Negeri Tahun 2026.
 
Sobat Medcom, itulah informasi pendaftaran SPCP IPDN 2026 yang bakal dibuka. Jadi, yuk persiapkan dari sekarang!

Baca Juga :

Pendaftaran Poltekpin 2026 Segera Dibuka, Siapkan Dokumen, Syarat dan Cek Jadwalnya!

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Refleksi HUT RI dan Maulid Nabi SAW, Serian: Perkuat Jiwa Nasionalisme Religius
• 4 jam lalu
0
thumb
Di Suhu 3 Derajat, TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata
• 23 jam lalu
0
thumb
Usai Habisi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Sepelekan Malaysia
• 18 jam lalu
0
thumb
Truk Nyangkut di JPO Kramat Jati Jaktim, Lalin Sempat Tersendat
• 14 jam lalu
0
thumb
Prabowo Ingin Bentuk Pengadilan Adhoc, Istana Tegaskan Tak Terbatas Benahi BUMN
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.