Prabowo Ingin Bentuk Pengadilan Adhoc, Istana Tegaskan Tak Terbatas Benahi BUMN

okezone.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait wacana pengadilan adhoc dan amnesti bagi petinggi BUMN yang mengembalikan kekayaan negara. Secara substantif, ia mengatakan pernyataan Presiden Prabowo merupakan semangat untuk membenahi perusahaan-perusahaan BUMN.

“Sebenarnya yang secara substantif harus atau apa namanya dimaksud oleh Bapak Presiden adalah betapa beliau dalam 21 bulan masa kepemimpinan ini mencoba membenahi beberapa sektor yang salah satunya yang paling beliau concern adalah mengenai BUMN kita,” kata Prasetyo, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga :
Gerindra Ungkap Capaian Positif Prabowo Selama 21 Bulan

“Jadi yang kemarin beliau sampaikan itu adalah ungkapan bahwa kita betul-betul ingin punya semangat yang apa namanya tidak terbatas untuk membenahi BUMN kita,” ujarnya.

Prasetyo mengatakan, pemerintah sampai saat ini belum memasuki tahap pembahasan mengenai pemberian amnesti kepada petinggi BUMN.

“Jadi kalau pertanyaannya apakah sampai amnesti, ya belum kan terlalu jauh kalau sudah sampai ke proses amnesti,” ungkapnya.

Baca Juga :
Penjelasan Istana soal Konsep Ambulans Udara-Dokter Terbang yang Diusulkan Prabowo

Ia menilai fokus utama pemerintah saat ini adalah memperbaiki tata kelola BUMN. Menurutnya, pembenahan tersebut mulai memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Update Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 51 Orang, 64 Luka-Luka
• 2 menit lalu
0
thumb
4 Pemain Persib Cedera Jelang Melawan Sabah FC, Umuh Muchtar: Tidak Ada Masalah,Skuad Inti Siap Tempur
• 21 jam lalu
0
thumb
Kesaksian Warga Nagekeo Bertahan di Tenda Seadanya Pascagempa M7,7: Warga Trauma
• 17 jam lalu
0
thumb
Gebrakan Pidato Prabowo: Dokter Terbang Hingga Guru Long Distance
• 22 jam lalu
0
thumb
Neng Eem MPR Nilai Pidato Prabowo Berikan Penegasan Arah Pembangunan RI
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.