JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan atau search and rescue (SAR) Nasional (Basarnas), Marsekal Madya M Syafii mengungkapkan perkembangan terkait proses evakuasi korban gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur atau NTT.
Berdasarkan data pada Minggu (16/8/2026) pagi ini, korban meninggal dunia akibat bencana alam tersebut bertambah menjadi 51 orang.
"Kami laporkan untuk update per pukul 09.00 pagi hari ini, bahwa total korban meninggal dunia ada 51," ujar Syafii dalam Rakor penanganan bencana gempa NTT, Minggu.
Baca Juga: Telkom Percepat Pemulihan Layanan Telekomunikasi Pasca-Gempa M 7,7 di NTT
Menurut penuturannya, jumlah korban meninggal tersebut bertambah usai tim SAR berhasil mengevakuasi empat orang dalam kondisi meninggal dunia.
“Penambahan yang pertama, di Manggarai Timur ada tiga warga yang dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian untuk yang ada di Manggarai atau Reo, yang tadinya 23 menjadi 24, bertambah satu. Sehingga totalnya ada 51 korban meninggal dunia,” ujarnya.
Selain korban meninggal, gempa bumi di NTT juga mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka.
"Untuk yang luka-luka, dan luka berat yang mendapatkan perawatan total 64 warga," ujarnya.
Lebih lanjut, Syafii mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi tim SAR gabungan dalam melakukan evakuasi korban.
Di antaranya, kata dia, akses darat di beberapa wilayah yang masih tertutup material longsor, serta adanya gangguan jaringan dan listrik, khususnya di Kabupaten Manggarai Timur dan Nagekeo.
"Kami sampaikan kondisi di lapangan, beberapa tempat memang masih terdampak khususnya di jalan darat adanya longsor," ucapnya.
"Begitu juga ada beberapa titik adanya gangguan jaringan dan terkendala listrik khususnya di Manggarai Timur dan Nagekeo," kata dia.
Meski demikian, tim SAR gabungan terus melakukan upaya evakuasi, dengan memanfaatkan Starlink untuk menghubungkan seluruh unsur potensi SAR di lapangan.
Baca Juga: Gempa NTT M7,7, TNI AL Gerak Cepat Kerahkan Tim Gabungan ke Pelabuhan L. Say Maumere
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- gempa bumi
- gempa ntt
- basarnas
- korban meninggal dunia
- korban luka
- korban meninggal gempa ntt






Komentar (0)