NTT, KOMPASTV - Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026), membuat sejumlah warga di Kabupaten Nagekeo memilih bertahan di luar rumah karena khawatir gempa susulan.
Seorang warga Nagekeo, Marcelus Lado, mengatakan warga di Kampung Adat Lambo, terpaksa mendirikan tenda darurat secara swadaya menggunakan terpal dan bahan seadanya.
"Memang untuk saat ini kami masyarakat yang terdampak dari gempa yang terjadi kehilangan tempat tinggal dan saat ini berada di tenda-tenda yang didirikan seadanya di halaman rumah masing-masing," ujar Marcelus. (timecode 00:50)
Marcelus juga mengaku hingga saat wawancara berlangsung, warga di wilayahnya belum menerima bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta.
"Yang kami butuhkan saat ini adalah tenda-tenda yang lebih baik dari yang kami sediakan seadanya dari terpal-terpal bekas," katanya.
Marcelus mengatakan warga mengalami trauma dan takut kembali masuk ke rumah yang bangunannya telah terdampak.
Marcelus berharap pemerintah segera menjangkau warga di wilayah terpencil Nagekeo dan memberikan bantuan berupa tenda, logistik, serta kebutuhan dasar lainnya.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Vila
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- warga ntt
- gempa ntt
- nagekeo






Komentar (0)