ASN Bogor Hanyut di Cisadane Belum Ditemukan, Tim SAR Ungkap Kendalanya

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Aparatur Sipil Negara (ASN)Pemkot Bogor hilang usai diduga terjatuh ke Sungai Cisadane, Kota Bogor. Hari keempat pencarian, korban masih belum berhasil ditemukan.

Pantauan di lokasi, Minggu (16/7/2026), tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap Bayu Zulkarnaen (36), ASN Dinas Arsip dan Keperpustakaan Kota Bogor, yang hilang sejak Kamis (13/8) malam. Bayu diduga terjatuh dari jembatan ke Sungai Cisadane saat perjalanan pulang menggunakan motor.

Petugas SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi. Sedangkan di bawah jembatan persis diduga jadi lokasi pertama korban terjatuh, petugas melakukan penyelaman.

Baca juga: Ganggu Warga hingga Larut Malam, Kafe Belum Berizin di Bogor Ditutup

Metode penyelaman dilakukan untuk yang kedua kalinya sejak pagi tadi. Proses pencarian korban juga disaksikan sejumlah warga.

Seorang penyelam bernama Teguh mengatakan, penyelaman di hari keempat dilakukan di titik kedalaman hingga 6 meter. Arus dasar sungai yang kencang dan jarak pandang terbatas hingga banyaknya lumpur sampah menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian korban.

"Nah, untuk kondisi arus, kalau di atas sedikit tenang, tapi di bawah itu kencang. Jarak pandang jadi nggak ada 1 meter, pandangnya sih kurang lebih sekitar 50 cm. (Titik penyelaman) tadi paling dalam itu sekitar 6 meter, sekitar 6-5 meter. Di dalam air itu lebih dominannya lumpur-lumpur, kalau yang sebelah ini, ada juga kayak semacam cekungan," kata Teguh di lokasi kejadian.

Dia mengatakan, kondisi Sungai Cisadane yang banyak ranting dan sisa sampah juga membuat ruang gerak tim penyelam terbatas dalam melakukan pencarian.

Baca juga: Duka ASN Bogor Jatuh dari Jembatan Curam ke Cisadane Saat Pulang Kerja

"Kondisi di dalam air, itu ada ranting-ranting. Jadi memang banyak sampah, ranting, itu yang bikin kita susah buat akses geraknya. Selama penyelaman ini belum sih, belum ditemuin (tanda-tanda korban)," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie Rachim turut prihatin atas peristiwa hanyutnya ASN Pemkot Bogor bernama Bayu Zulkarnain yang terjatuh ke Sungai Cisadane, Bogor, Jawa Barat. Dia berharap korban bisa segera ditemukan.

"Kami prihatin atas peristiwa ini dan berharap Saudara Bayu segera ditemukan," kata Dedie kepada detikcom, Sabtu (15/8).

Dedie mengatakan motor korban berada di atas jembatan. Namun, helm dan barang-barang korban ditemukan di area sungai sehingga membuat dugaan korban menghilang karena terjatuh.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengedar Obat Keras di Jakpus, Ratusan Butir Tramadol Disita

"Laporan Kalak BPBD menyampaikan bahwa tidak ada saksi mata di lokasi saat kejadian, motor dalam kondisi berada di atas jembatan yang terlindungi pagar besi, namun helm dan laptop ditemukan di area Sungai Cisadane," ucapnya.




(sol/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Soal Gempa NTT, Sufmi Dasco: Keselamatan Warga Jadi Prioritas
• 22 jam lalu
0
thumb
Polres Luwu Tangkap Pelaku Pencurian Berantai di Larompong, Tegaskan Komitmen Keamanan Masyarakat
• 10 jam lalu
0
thumb
Kuliah Gratis dan Auto CPNS! Pendaftaran Politeknik Statistika STIS 2026 Dibuka 18 Agustus
• 32 menit lalu
0
thumb
Insanul Fahmi Terpuruk hingga Banting Setir Jualan Sayur Pascacerai, Wardatina Mawa Singgung Soal Teguran dari Allah
• 6 jam lalu
0
thumb
Pertamina Beri Diskon BBM Rp450 per Liter, Cek Syarat dan Jadwalnya
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.