Soal Gempa NTT, Sufmi Dasco: Keselamatan Warga Jadi Prioritas

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco mengingatkan, keselamatan warga yang terdampak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan prioritas.

"Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah," kata Dasco, dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Dasco memastikan pimpinan DPR RI segera berkoordinasi dengan alat kelengkapan dewan, khususnya komisi terkait, termasuk legislator dari daerah pemilihan NTT, untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak bencana tersebut.

"Sebagai pimpinan DPR RI, saya akan mendorong koordinasi dengan komisi terkait dan anggota DPR dari daerah terdampak agar kebutuhan masyarakat, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, logistik hingga pemulihan fasilitas, dapat segera ditangani," ujar dia.

Baca juga: Paskibraka asal NTT Diharapkan Tetap Semangat meski Daerahnya Sedang Diterpa Gempa

Dalam kesempatan ini, Ketua Harian Partai Gerindra itu menyampaikan duka cita mendalam bagi korban, termasuk warga NTT dan sekitar yang terdampak gempa bumi tersebut.

Dia merapalkan doa agar warga yang terdampak diberi kekuatan dan keselamatan.

"Saya menyampaikan duka dan keprihatinan atas gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur. Semoga seluruh masyarakat terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan," ujar Dasco.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, sebanyak 43 orang meninggal dunia akibat gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).

Update korban gempa meninggal dunia 43 orang,” kata Suharyanto, kepada Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: UPDATE Korban Gempa NTT Data Pukul 17.45 WIB: 43 Orang Meninggal Dunia

Jenderal bintang tiga itu menyampaikan, korban meninggal dunia tersebar di lima kabupaten.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebanyak 21 orang meninggal dunia di Kabupaten Manggarai, 17 orang di Kabupaten Manggarai Timur dan tiga orang di Kabupaten Sikka,

“Kabupaten Manggarai Barat satu orang dan Kabupaten Ngada satu orang,” ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Transportasi Kepulauan Seribu Beralih ke Transjakarta Mulai 2027, Apa yang Berubah?
• 9 jam lalu
0
thumb
Henhen Herdiana Resmi Berseragam PSM Makassar
• 12 jam lalu
0
thumb
Memanas! Pihak Ruben Onsu Bongkar 3 Bentuk Intimidasi yang Diduga Dilakukan Sarwendah pada Kliennya
• 5 jam lalu
0
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Memulai Pagi dengan Tenang dan Santai
• 14 jam lalu
0
thumb
Tuak Keras dan Kasur yang Empuk
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.