Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegur seorang aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi pada hari libur.
Momen tersebut terjadi ketika Bobby memergoki seorang ASN menggunakan kendaraan dinas bukan untuk menjalankan tugas kedinasan. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang kemudian dibagikan melalui media sosial.
Dalam video tersebut, Bobby tampak menghampiri ASN yang sedang menggunakan kendaraan dinas berpelat merah. Ia kemudian menanyakan alasan penggunaan mobil berpelat dinas tersebut.
"Jangan pakai mobil dinas, ini hari Sabtu, bukan hari kerja," ujar Bobby kepada ASN tersebut.
Bobby kemudian menanyakan jabatan ASN yang bersangkutan. ASN itu menjawab bahwa dirinya merupakan Asisten II.
"Jabatan apa ini?" tanya Bobby.
"Asisten II, Pak," jawab ASN tersebut.
Bobby kembali menanyakan tempat ASN tersebut bekerja. Ia mendapat jawaban bahwa ASN tersebut bertugas di Kota Pematangsiantar.
"Kerja di mana?" tanya Bobby.
"Kota Siantar, Pak," jawabnya.
Bobby kemudian memastikan apakah penggunaan mobil dinas tersebut berkaitan dengan perjalanan dinas. ASN itu mengaku tidak sedang melakukan perjalanan dinas.
"Perjalanan dinas ke sini?" tanya Bobby.
"Belum, Pak," jawab ASN tersebut.
Bobby lalu menanyakan keperluan ASN tersebut berada di lokasi. ASN itu kemudian mengaku datang untuk mengantar anak.
"Kau ke sini ngapain? Kerja?" tanya Bobby.
"Ngantar anak, Pak," jawabnya.
Mendengar jawaban tersebut, Bobby mempertanyakan alasan kendaraan dinas digunakan untuk kepentingan pribadi, terlebih pada hari libur.
"Terus harus pakai mobil dinas?" ujar Bobby.
Bobby kemudian meminta ASN tersebut mengganti kendaraan yang digunakan. Ia juga mengingatkan agar kendaraan dinas tidak sekadar diganti pelat nomornya untuk menghindari aturan.
"Jangan begitu, kamu tukar mobilnya ini ya. Jangan platnya yang diganti," tegas Bobby.
Dalam unggahan media sosialnya, Bobby juga menegaskan larangan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk pada hari libur atau akhir pekan.
"Saya tegaskan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk saat hari libur atau akhir pekan," kata Bobby dikutip Minggu (16/8).
Menurutnya, kendaraan dinas semestinya hanya digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Kendaraan dinas harus dan hanya digunakan untuk menunjang kinerja pemerintahan, serta sebagai fasilitas untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," tulisnya.
Teguran tersebut menjadi pengingat bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumut agar menggunakan fasilitas negara sesuai dengan peruntukannya.






Komentar (0)