Pantau - Pemerintah Presiden Prabowo Subianto telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 21 bulan kepemimpinan sebagai bagian dari upaya membenahi tata kelola, menyelesaikan persoalan rakyat, dan memperkuat kesejahteraan menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 menjadi momentum untuk menyampaikan arah kebijakan pemerintah yang berlandaskan konstitusi dan kepentingan nasional.
Pemerintah menyebut kepemimpinan nasional berpedoman pada empat hal utama, yakni setia pada perintah konstitusi, menjaga kepentingan inti nasional, menyelesaikan penderitaan rakyat secepatnya, serta mengarahkan kebijakan bagi kemakmuran generasi mendatang.
Sebanyak 121 kebijakan transformatif tersebut ditetapkan dan dieksekusi dalam kurun 21 bulan atau rata-rata sekitar satu kebijakan strategis setiap lima hari.
Pemerintah Pangkas 145 Aturan Penyaluran PupukSektor pangan menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian pemerintah karena berkaitan dengan kesejahteraan petani dan kemandirian nasional.
Pemerintah memangkas 145 aturan birokrasi dalam penyaluran pupuk yang selama ini dinilai menjadi sumber inefisiensi.
Perubahan tata kelola tersebut diikuti penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen dengan volume pasokan yang bertambah di tingkat petani.
Pada saat yang sama, laba bersih PT Pupuk Indonesia disebut meningkat hingga 252,8 persen.
Indonesia Capai Swasembada Delapan KomoditasPeningkatan akses terhadap sarana produksi pertanian disebut ikut mempercepat pencapaian target swasembada pangan nasional.
Dalam tempo satu tahun, Indonesia disebut telah mencapai swasembada penuh terhadap delapan komoditas pangan pokok.
Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Kebijakan di sektor pangan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat kedaulatan nasional sekaligus menjalankan amanat kemerdekaan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.





Komentar (0)