Prioritas Pemerintah Usai Gempa NTT: Aktifkan Posko Bencana, Evakuasi Korban Terjebak

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan pemerintah akan segera mengaktifkan posko penanggulangan bencana merespons bencana gempa bumi 7,7 magnitudo yang terjadi di Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026) pagi.

"Dalam rapat koordinasi tadi, kami sudah sepakat untuk segera mengaktifkan posko penanggulangan bencana, jadi semua hal-hal ketentuan berkaitan dengan penanggulangan bencana ini akan diaktifkan," ujar Suharyanto dalam keterangan diterima Kompas.com, Minggu (16/8/2026).

Selain itu, ia menjelaskan pemerintah memberikan prioritas evakuasi terhadap korban yang terjebak di sejumlah bangunan yang runtuh.

Baca juga: Saatnya Berempati, Bukan Berjoget

Dalam upaya ini, Suharyanto mengatakan tim gabungan yang terdiri atas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan melakukan pencarian dan pertolongan sesegera mungkin.

"Ada beberapa masyarakat yang disinyalir masih memerlukan pertolongan, ada yang terjebak di beberapa bangunan, ini menjadi sasaran awal dari tim penanganan bencana," imbuh dia.

Pulihkan infrastruktur

Setelah dua langkah tersebut rampung, pemerintah kemudian akan fokus memulihkan jalur transportasi dan komunikasi yang terganggu akibat bencana tersebut.

Baca juga: Apa Pemicu Gempa M7,7 yang Mengguncang NTT?

Untuk jalur transportasi, Suharyanto mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum akan mengerahkan personel dan alat berat untuk membuka jalur transportasi yang terdampak guncangan gempa, seperti jalan yang tertimbun longsor.

Terkait jalur komunikasi, Suharyanto mengatakan pemerintah belum mendapat laporan mengenai gangguan sinyal ponsel di wilayah terdampak.

Kendati demikian, pemerintah sudah mempersiapkan jalur komunikasi cadangan, seperti jaringan internet berbasis satelit Starlink, untuk mempercepat pemulihan jika diperlukan.

Baca juga: Gempa di Bumi NTT: 47 Korban Meninggal dan Ratusan Rumah Rusak, Logistik Jadi Tantangan

"Untuk jalur-jalur komunikasi, sampai sekarang memang belum dapat laporan apakah sinyal ponsel, kemudian telepon, apakah ini terganggu. Tetapi tentu saja kami juga menyiapkan alat komunikasi cadangan," jelas dia.

Pemerintah terus bergerak cepat untuk menanggulangi bencana gempa bumi yang berpusat di dekat Kabupaten Nagekeo, NTT.

Data teranyar, gempa tersebut mengakibatkan 47 orang meninggal dunia dan ratusan bangunan rusak.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Saat Ijazah S1 Tak Lagi Jaminan: Cerita Sarjana Jualan Sempol hingga Jaga Toko
• 23 jam lalu
0
thumb
Pos Lantas di Surabaya Diduga Dilempar Molotov oleh OTK, Pintu Pos Menghitam
• 11 jam lalu
0
thumb
BIGBANG Jadi Duta Kehormatan Pertama Badan Antariksa Korea Selatan
• 44 menit lalu
0
thumb
15 Ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 untuk Dibagikan di Media Sosial
• 17 jam lalu
0
thumb
Kejagung Usut Kasus Transfer Pricing Diharapkan Berdampak pada Pemulihan Ekologi
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.