Polisi Kerahkan Anjing K-9 Cari Korban di Reruntuhan Gempa M 7 NTT

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Kupang -

Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan anjing pelacak atau K-9 untuk proses pencarian korban gempa 7,7 magnitudo di Pulau Flores, NTT. Anjing pelacak akan membantu pencarian korban yang kemungkinan tertimbun material bangunan.

"Unit K-9 dari Polsatsatwa turut diperbantukan untuk membantu pencarian korban yang kemungkinan tertimbun material bencana," kata Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, dilansir detikBali, Sabtu (15/7/2026).

Rudi menjelaskan Polda NTT juta mengerahkan Satgas terpadu untuk memperkuat penanganan bencana alam di Nagekeo. Hal itu dilakukan untuk memastikan proses tanggap darurat berjalan cepat, terkoordinasi, dan profesional, dengan keselamatan serta keamanan masyarakat sebagai prioritas utama.

"Polri hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan sejak proses evakuasi, penanganan korban hingga tahapan pemulihan," jelasnya.

Baca juga: Update Korban Gempa NTT: 47 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Rusak

Sejumlah kekuatan kepolisian dikerahkan untuk menangani berbagai kebutuhan di lapangan. Di antaranya, Korps Brimob menurunkan personel search and rescue (SAR) untuk menyisir wilayah terdampak, termasuk kawasan yang sulit dijangkau.

Sementara untuk penanganan kesehatan, personel dokter dan kesehatan disiapkan membangun klinik lapangan. Selain memberikan pelayanan medis darurat, tim kesehatan juga memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Di lain sisi, tim Disaster Victim Identification (DVI) disiapkan untuk melakukan identifikasi korban meninggal dunia secara ilmiah, akurat dan tetap mengedepankan penghormatan terhadap korban serta keluarga. Di sektor lalu lintas, personel Satlantas melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk membuka koridor prioritas.

"Dalam kondisi bencana, selain menyelamatkan masyarakat, kami juga memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga. Jangan sampai masyarakat yang sedang mengalami musibah justru menjadi korban tindak kejahatan," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Ribuan Orang Terdampak, Pemerintah Pantau Kondisi Darurat Usai Gempa M 7 NTT




(wnv/jbr)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Peluru artileri PD II ditemukan di Warsawa, 4.000 orang dievakuasi
• 3 jam lalu
0
thumb
BMKG Mutakhirkan Gempa NTT Jadi M 7, Guncangan Terasa di Makassar hingga Bali
• 20 jam lalu
0
thumb
Prabowo Akan Kirim 50.000 Paket Sembako untuk Korban Gempa Bumi NTT
• 9 jam lalu
0
thumb
Logistik untuk Korban Gempa NTT Masih Kurang
• 9 jam lalu
0
thumb
Gempa NTT, SAR Maumere: 1 Warga Sikka Tertimpa Reruntuhan
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.