HALMAHERA UTARA, iNews.id – Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 06.38 WIT. Letusan ini memuntahkan kolom abu setinggi 1.500 meter atau 1,5 kilometer (km) di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Bambang Sugiono, kolom abu erupsi teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat laut. Saat laporan dibuat, erupsi Gunung Dukono masih berlangsung.
"Terjadi erupsi Gunung Dukono pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 06:38 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 1.500 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi dikutip Sabtu (15/8/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat di sekitar Gunung Dukono serta pengunjung dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer. Imbauan tersebut dikeluarkan untuk menghindari potensi bahaya dari aktivitas erupsi Gunung Dukono.
Baca Juga:Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi DigitalPVMBG juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi sebaran abu vulkanik yang dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin.
Letusan Gunung Dukono yang membawa abu vulkanis dapat terjadi secara periodik. Karena arah sebaran abu tidak tetap, masyarakat di sekitar gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
PVMBG merekomendasikan masyarakat selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut. Perlengkapan tersebut dapat digunakan saat terjadi paparan abu vulkanik untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.
#maluku





Komentar (0)