Wacana Pembentukan Pengadilan Ad Hoc Terkait BUMN, Menkum Sampaikan Klarifikasi

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menyampaikan penjelasan terkait wacana pembentukan pengadilan ad hoc khusus untuk mengusut dugaan penyimpangan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Diketahui, wacana tersebut muncul setelah pidato Presiden RI Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

BACA JUGA: Prabowo Wacanakan Bentuk Pengadilan Ad Hoc untuk Usut Direksi BUMN 30 Tahun Terakhir

Supratman menjelaskan pernyataan Prabowo sebenarnya tidak bisa dimaknai langsung bahwa pemerintah ingin membentuk pengadilan ad hoc khusus untuk mengusut penyimpangan di BUMN.

"Bukan pengadilan ad hoc itu maksudnya," kata dia, Jumat.

BACA JUGA: Tanggapi Pidato Prabowo, Charles PDIP Minta Desain Ulang Program MBG

Supratman menjelaskan pernyataan Prabowo sebenarnya ingin menekankan pemerintahan saat ini komitmen memberantas korupsi.

"Dalam konteks pemberantasan, pencegahan, dan pemberantasan tindak pidana korupsi, ya," ujar eks Ketua Baleg DPR RI itu.

BACA JUGA: Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Digeledah KPK

Supratman menuturkan saat ini Indonesia telah memiliki institusi peradilan yang mapan, sehingga pemerintah belum terpikir melembagakan wacana pembentukan pengadilan ad hoc khusus mengusut penyimpangan di BUMN.

"Ya, kan, sekarang kelembagaan-kelembagaan sudah ada lembaga pengadilannya," katanya.

Dia menuturkan komitmen memberantas korupsi juga dilakukan melalui pencegahan seperti digitalisasi sistem, selain penegakan hukum.

"Beliau itu selalu menyatakan bahwa bagaimana kita mencegah atau memberantas. Kan, ada dua tindakan yang harus di situ, karena itu pencegahan yang terbaik dengan sistem pemerintahan digital," kata dia. 

Namun, Supratman mengaku siap apabila diperintah Prabowo untuk membentuk pengadilan ad hoc khusus untuk mengusut penyimpangan di BUMN. 

"Kalau nanti kami diperintah, ya, tentu kami siap untuk melakukan itu. Oke ya? Makasih, Pak," katanya.(Ast/JPNN)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Akal Imitasi, Tongkat Sihir Pengganti Rumah Produksi Iklan
• 8 jam lalu
0
thumb
Air Laut Naik Akibat Gempa Flores, Warga Selayar Masih Mengungsi
• 3 jam lalu
0
thumb
Bocah 14 Tahun Tembak Kakek-Nenek, Pemerintah Langsung Razia Ketat
• 1 jam lalu
0
thumb
Lika-liku Marselino Ferdinan: Cedera, Gagal Bela Timnas hingga Isu Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya
• 20 jam lalu
0
thumb
Perjuangan Irish Bella Hamil Anak Ketiga, Sempat Gagal Bayi Tabung hingga Berhasil di Kuala Lumpur
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.