Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto mengomentari Pidato Kenegaraan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR. Titiek menilai sudah banyak pencapaian yang diraih pemerintah, mulai dari renovasi hingga ketahanan pangan.
“Alhamdulillah banyak sekali pencapaian-pencapaian yang sudah dicapai pemerintah, di antaranya tadi ada rumah, pembangunan renovasi rumah, renovasi sekolah, ketahanan pangan dari komisi saya, Komisi IV,” kata Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Titiek pun menyebutkan pencapaian pemerintah dalam swasembada pangan telah banyak yang terpenuhi. Menurutnya, swasembada bawang putih hingga daging yang masih perlu dikejar.
"Alhamdulillah kita sudah dalam ketahanan pangan ini. Swasembada tercapai, beras, jagung, yang harus kita kejar ke depan adalah swasembada bawang putih dan kedelai dan daging ya," katanya.
"Harus kita genjot lagi tapi, kita bersyukur bahwa kita sudah swasembada beras sama jagung," lanjut dia.
Sebelumnya, Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan dalam Pidato Kenegaraannya.
Prabowo menilai kondisi pangan nasional, termasuk ketersediaan makanan bagi masyarakat, saat ini berada dalam kondisi aman.
“Soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia, kita berada dalam keadaan aman,” sebut Prabowo.
Menurutnya, capaian swasembada pangan pada tahun ini mencakup delapan komoditas, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
“Karena itu tahun ini kita sudah swasembada 8 komoditas pangan. Kita telah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit,” jelas Prabowo.
Meski demikian, Prabowo menyebut Indonesia masih menghadapi tantangan untuk mencapai swasembada daging. Ia pun menargetkan swasembada komoditas tersebut dapat terwujud dalam lima hingga enam tahun mendatang.






Komentar (0)