BOGOR, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melakukan pencarian terhadap B (36), aparatur sipil negara (ASN) Kota Bogor yang diduga jatuh dan hanyut di aliran Sungai Cisadane, Cipaku, Bogor Selatan, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).
Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai hingga radius sekitar 300 meter dari titik yang diduga menjadi lokasi B jatuh lalu hanyut.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan, tim penyisiran darat dan air telah melakukan pencarian hingga ke area jaring yang dipasang di sungai.
Baca juga: Jalur Sepeda Jakarta Diusulkan Dihapus, DPRD DKI Minta Tetap Dipertahankan
"Sementara ini dari titik jatuh, radius yang kita prioritaskan kurang lebih 200 sampai dengan 300 meter," kata Dimas Tiko di lokasi pencarian, Bogor Selatan, Jumat.
Dimas menjelaskan, kondisi aliran sungai menjadi salah satu kendala bagi para personel dalam proses pencarian B.
Setelah titik yang diduga menjadi lokasi B jatuh, terdapat sejumlah "jaring alam" berupa bebatuan dan bagian sungai yang cukup dangkal.
Proses pencarian pun dilakukan dengan dua metode, yakni penyelaman serta penyisiran secara visual dari darat dan permukaan air.
"Karena kalau dilihat memang ada beberapa wilayah yang cukup dangkal, ada juga yang cukup dalam. Kedalaman kurang lebih kalau di sisi tepi itu sekitar 5 sampai dengan 6 meter," jelas dia.
BPBD Kota Bogor bersama sejumlah pihak terkait telah melakukan pencarian sejak Kamis (13/8/2026) malam hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Jumat pagi.
Baca juga: Bos Terra Drone Disebut Emosional Jelang Tuntutan Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Karyawan
Pencarian pada Kamis malam dihentikan karena keterbatasan jarak pandang. Dalam pencarian tersebut, petugas menemukan helm dan tas milik B.
"Helm beserta tasnya itu ditemukan kurang lebih 100 meter di muka air, tidak jauh dari titik dugaan saudara kami ini jatuh," ujarnya.
Sementara itu, sepeda motor yang dikendarai B ditemukan masih berada di ujung jembatan. Kunci motor tersebut juga masih terpasang.
Sebelumnya diberitakan, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor, Jawa Barat, diduga terjatuh dan hanyut di aliran Sungai Cisadane pada Kamis (13/8/2026) malam.
ASN tersebut berinisial B (36), yang bertugas di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor.
Kepala Diarpus Kota Bogor, Taufik, membenarkan bahwa B merupakan stafnya yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Penuh Waktu sebagai pustakawan.
Baca juga: Lokasi Demo 14 Agustus di Jakarta Hari Ini, Awas Macet
"Iya pegawai saya," kata Taufik saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (14/8/2026).
Menurut dia, B sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang berada di Pamoyanan melalui Cipaku.
Dalam perjalanan tersebut, B harus melewati jembatan penghubung di Sukawarna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)