Presiden Prabowo Subianto menyatakan, swasembada pangan yang awalnya ditargetkan dapat tercapai 4 tahun, kini tercapai dalam 1 tahun saja.
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, selama 21 bulan memerintah, terdapat 121 kebijakan transformatif yang telah dihasilkan. Salah satunya yakni mendorong swasembada pangan yang tercapai lebih cepat dari perkiraan awal.
Hal itu disampaikannya saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo menyebut, Indonesia saat ini sudah swasembada beras, jagung, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, telur ayam, daging ayam, dan gula konsumsi. Ke depan, dia menargetkan dapat mencapai swasembada untuk komoditas bawang putih, kedelai, daging sapi, dan daging kerbau.
"Karena kebijakan-kebijakan dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam empat tahun, ternyata berhasil kita capai dalam waktu satu tahun," katanya.
Prabowo mengatakan, capaian tersebut terjadi di tengah kondisi global yang menantang dengan kekhawatiran akan kelaparan massal akibat ketersediaan stok pangan dan ketidakpastian cuaca.
"Kita alhamdulillah dapat saya laporkan di majelis ini, soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia, kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan, termasuk tantangan El-Nino," tuturnya.
Menurut Prabowo, ketersediaan pangan yang melimpah turut didukung oleh harga pupuk yang terjangkau. Dia mengklaim bahwa harga pupuk turun 20 persen akibat penghapusan 145 aturan penyaluran pupuk
"Hal ini baru terjadi pertama kali dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pertama kali harga pupuk bisa kita turunkan kepada rakyat," katanya.
Meski harga turun, dia juga menyebut, volume ketersediaan pupuk bertambah. Oleh karena itu, petani dapat mengakses pupuk lebih mudah, yang akhirnya berdampak pada peningkatan produksi pangan.
Dia juga mengapresiasi Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dan jajarannya, pemda, TNI/Polri, hingga penyuluh pertanian yang telah mewujudkan swasembada pangan.
(Rahmat Fiansyah)






Komentar (0)