KOMPAS.TV - Negosiasi terkait jalur pelayaran Selat Hormuz antara Iran dan Oman masih buntu. Situasi kian memanas setelah Amerika Serikat menyerang sebuah kapal kargo komersial di Teluk Oman. Aksi ini diklaim Trump jika AS masih memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz.
Presiden AS, Trump mengklaim militer Amerika Serikat memegang kendali penuh atas Selat Hormuz.
Klaim Trump terlontar usai militer Amerika Serikat menyerang sebuah kapal kargo komersial di Teluk Oman karena dituding menerobos jalur blokade pelabuhan Iran.
Serangan terjadi di tengah negosiasi antara Iran dan Oman terkait keselamatan jalur Selat Hormuz.
Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menyatakan kesiapan penuh pasukannya untuk memperluas operasi militer ke wilayah musuh, termasuk ke luar perbatasan negara.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menegaskan Iran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat.
Iran mengklaim hanya berdiskusi dengan Oman terkait pengaturan baru di Selat Hormuz.
Buntunya diplomasi ditambah aksi militer di Teluk Oman makin mengancam stabilitas geopolitik global. Gejolak ini berpotensi memicu konflik militer terbuka yang lebih luas.
Selengkapnya, akan kita ulas bersama Pengamat Timur Tengah, Mahfuz Sidik.
Baca Juga: [FULL] Analisis Pakar soal Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Iran Siap Perluas Serangan
#iran #as #trump #negosiasi #timurtengah
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- iran
- amerika serikat
- trump
- negosiasi iran as
- selat hormuz
- perang






Komentar (0)