Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak variatif pada perdagangan pagi ini. Rupiah tercatat melemah tipis terhadap dolar AS, sementara sejumlah mata uang regional juga mengalami tekanan.
Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.878 per Dolar AS pada Perdagangan PagiMengacu pada data pergerakan mata uang terkini, Jumat 14 Agustus 2026, mata uang rupiah naik 0,04% ke level Rp17.842,10 per dolar AS. Pergerakan tersebut terjadi ketika Indeks Dolar AS (DXY) justru melemah tipis 0,05% ke level 99,807.
Pergerakan rupiah terhadap mata uang utama dunia dan regional Asia menunjukkan hasil yang beragam. Won Korea Selatan menjadi salah satu mata uang yang mencatat penguatan terbesar terhadap rupiah dengan naik 0,12% ke level Rp12,60. Sementara itu, euro relatif stabil dengan pergerakan 0,00% di posisi Rp20.597.
Rupiah tampak menguat terhadap beberapa mata uang regional di Asia. Rupiah naik terhadap yen Jepang yang melemah 0,10% ke level Rp111,91. Dolar Singapura juga terkoreksi 0,12% menjadi Rp13.935,60. Pergerakan serupa terjadi pada ringgit Malaysia yang turun 0,16% ke posisi Rp4.365,49.
Mata uang Yuan China melemah 0,17% terhadap rupiah ke level Rp2.645,60. Baht Thailand mencatat pelemahan terdalam di antara mata uang regional dengan turun 0,27% ke level Rp537,14.
Di pasar komoditas, harga emas dunia juga bergerak melemah. Harga emas yang tercermin melalui XAU/USD turun 0,82% atau sekitar 35,47 poin. Emas kini diperdagangkan di level USD4.315,60 per troy ons. Pergerakan mata uang dan komoditas tersebut masih dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan sentimen pasar global maupun domestik.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda






Komentar (0)