Beijing Dilanda Hujan Lebat, 5 Peringatan Bencana Dikeluarkan Bersamaan 

erabaru.net
1 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com  Dipengaruhi oleh Topan Dolphin dan udara dingin, Beijing mulai dilanda hujan lebat sejak sore 11 Agustus. Pada siang hari 12 Agustus, hujan semakin deras. Badan meteorologi setempat mengeluarkan lima jenis peringatan bencana secara bersamaan. Sejumlah tempat wisata di Beijing ditutup sementara, sementara beberapa taman kanak-kanak mengumumkan penghentian kegiatan belajar lebih awal.

Menurut data pemantauan cuaca, sejak pukul 12.00 pada 11 Agustus hingga pukul 09.00 pada 12 Agustus, curah hujan rata-rata di seluruh wilayah Beijing mencapai 26,2 milimeter, yang tergolong hujan lebat. Curah hujan tertinggi tercatat di Mujiayu, Distrik Miyun, mencapai 201,1 milimeter, yang mana masuk kategori hujan sangat lebat.

Sejak sore 11 Agustus hingga siang 13 Agustus, seluruh wilayah Beijing berada dalam status peringatan oranye untuk hujan sangat lebat. Tujuh distrik bahkan mengeluarkan peringatan merah untuk hujan sangat lebat. Selain itu, peringatan oranye terkait risiko genangan dan banjir perkotaan juga diberlakukan.

Akibat hujan deras itu, pada 12 Agustus sejumlah rute bus di Beijing dihentikan sementara. Seluruh kereta pada jalur kereta pinggiran kota S2, jalur Huairou–Miyun, jalur Tongmi, dan beberapa jalur lainnya juga dihentikan.

北京、河北、河南降罕見暴雨 城市成汪洋

8月11日,受颱風白海豚影響,北京、河北廊坊,河南許昌都遭遇罕見強降雨天氣,導致嚴重內澇,城市成汪洋。pic.twitter.com/1j1RmNmFrMpic.twitter.com/1wCbwgQXRqpic.twitter.com/jEtffouM5Upic.twitter.com/cWpO8qbJUc…

— 新唐人電視台 (@NTDChinese) August 12, 2026

Seorang warga Beijing bermarga Tian mengatakan kepada New Tang Dynasty bahwa pada 11 Agustus, hujan di wilayah Fengbo, Shunyi, turun dengan sangat deras.

Warga Beijing, Nyonya Tian:  “Di daerah Fengbo, Shunyi, hujan turun sangat deras. Dalam waktu lebih dari setengah jam, air sudah mencapai paha. Bahkan air masuk ke supermarket. Beberapa mobil terendam. Setelah hujan berhenti, mobil-mobil itu semuanya diderek oleh perusahaan asuransi.”

Tian mengatakan bahwa kondisi di pusat kota Beijing saat ini sudah tidak terlalu parah, tetapi wilayah pinggiran masih mengalami masalah.

 “Di pusat kota Beijing, hujan deras seperti ini sekarang dampaknya sudah tidak terlalu besar, tetapi daerah pinggiran berbeda. Musim panas tahun lalu, ketika ada pertemuan di Beidaihe, polisi membawa seorang teman saya ke Mentougou. Tidak lama kemudian terjadi banjir besar. Seluruh jaringan telekomunikasi terputus dan komunikasi terhenti selama empat hari,” katanya. 

Tian mengatakan bahwa sejak malam Sabtu (8 Agustus), angin kencang mulai bertiup, kemudian disusul hujan sangat deras. Namun, menurutnya, tidak banyak orang yang mempercayai peringatan cuaca yang dikeluarkan pemerintah karena dianggap kurang akurat.

 “Di Xicheng, hujannya sangat deras. Di sekitar Jalan Lingkar Timur Keempat bahkan lebih parah. Seorang teman saya tinggal di sana dan rumahnya langsung bocor. Bangunan tempat tinggalnya juga bocor, dan jalan-jalan tergenang,” ujarnya. 

“Setiap kali selalu diberitakan hujan sangat deras atau peringatan kuning angin kencang. Tetapi kenyataannya tidak selalu seperti itu. Kadang-kadang orang sampai takut keluar rumah. Jadi kami mengatakan bahwa prakiraan cuaca tidak akurat.”

Warga Beijing lainnya, seorang pria bermarga Li, mengatakan bahwa peringatan yang dikeluarkan pemerintah hanya sekadar pemberitahuan dan menurutnya tidak terlalu berarti.

Warga Beijing, Tuan Li:  “Mereka mengeluarkan peringatan dan mengatakan: ‘Kami adalah pemerintah, kami adalah polisi. Di depan ada perampok, jadi hati-hati. Ketika anak-anak pulang sekolah, perhatikan dan jaga mereka dengan baik.’”

“Mereka hanya mengirimkan pemberitahuan dari dalam kantor untuk mengingatkan masyarakat. Itu memang pekerjaan mereka. Dengan gaji tinggi yang mereka terima, apakah itu benar-benar ada artinya? Menurut saya, ini sangat lucu.”

Laporan oleh reporter NTD Television Zhang Zhongyuan, Li Shanshan, dan Peng Xinyu.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
13 Game PC Modern yang Punya Gameplay untuk Bernostalgia, Bisa Dimainkan Bersama Teman Lama
• 9 jam lalu
0
thumb
Indonesia Kirim 432 Atlet untuk 35 Cabor Asian Games 2026, 3 Cabor Berangkat Mandiri
• 13 jam lalu
0
thumb
Begini Tampang Motor Listrik Nasional yang Diluncurkan Prabowo
• 16 jam lalu
0
thumb
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Korban Dievakuasi Melebihi Data Manifes
• 12 jam lalu
0
thumb
Mengintip Kekuatan Pesaing Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Misi Revans dan Duel Seru Menanti!
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.