TAKALAR, iNews.id - Seorang siswa SMKN 5 Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, berinisial SA (15) mengalami luka terbuka di lengan setelah ditebas teman sekelasnya. Aksi tersebut diduga dilatarbelakangi dendam setelah terduga pelaku sebelumnya menjadi korban pengeroyokan.
Peristiwa terjadi saat pelajaran akan dimulai di ruang kelas pada Selasa (11/8/2026) pagi. SA kemudian dilarikan ke IGD RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar, untuk mendapatkan perawatan.
Kepala SMKN 5 Takalar, Syarifuddin mengatakan, terduga pelaku berinisial RT sebelumnya diduga menjadi korban pengeroyokan oleh tiga teman sekelasnya di sekitar lingkungan sekolah.
Tidak lama berselang, RT diduga masuk ke ruang kelas dan menyerang SA menggunakan senjata tajam. Sabetan senjata tersebut mengenai lengan korban hingga menyebabkan luka terbuka.
Baca Juga:Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah"Tanpa disangka dan diduga oleh kami pada pukul 07.15 Wita di mana proses pembelajaran akan dimulai tiba-tiba terjadi insiden di mana NSF ditebas lengannya oleh RP. Motif sementara yang kami dalami adalah dendam dari kejadian satu hari sebelumnya," ujar Syarifuddin, Kamis (13/8/2026).
Tante korban, Sabria mengatakan, SA ditebas oleh teman sekelasnya ketika proses belajar mengajar baru saja dimulai. "Di dalam sekolah (kejadiannya). Sudah ditangkap (pelakunya)," katanya.
Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Takalar kini menangani kasus tersebut. Polisi masih mendalami dugaan aksi balas dendam serta mencari kepastian mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam pengeroyokan sebelumnya.
Keluarga korban berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Kasus pembacokan siswa di ruang kelas SMKN 5 Takalar tersebut masih dalam penyelidikan polisi.
"Motifnya kami masih mendalami. Untuk saat ini korban masih dirawat di rumah sakit," ucap Kanit PPA Satreskrim Polres Takalar, Ipda Saiful Madjid.
#sulsel





Komentar (0)