Kasus Guru Viral Tampar Siswa SMA di Lampung Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Kasus Guru Viral Tampar Siswa SMA di Lampung Berakhir Damai, Ini Kata PolisiNasional | inews | Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:00Dengarkan Berita

LAMPUNG TIMUR, iNews.id – Rekaman video yang memperlihatkan aksi penamparan oknum guru SMA di Lampung Timur terhadap siswa viral di media sosial. Peristiwa dugaan kekerasan yang terjadi di SMA Teladan itu kini berakhir damai. 

Insiden penamparan tersebut diduga dipicu kesalahpahaman akibat masalah teknis pada sepeda motor milik korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat sepeda motor milik siswa mengalami kendala teknis pada bagian tali gas yang mendadak tersangkut. Akibatnya, raungan suara knalpot motor menggelegar cukup kencang di area lingkungan sekolah. 

Suara bising dari knalpot tersebut dinilai mengganggu ketenangan dan ketertiban proses kegiatan belajar mengajar (KBM), hingga memicu respons emosional dari oknum tenaga pengajar setempat. 

Kepala SMA Teladan Lampung Timur, Oman Rahman mengatakan, insiden kesalahpahaman antara oknum guru dan siswanya di lingkungan sekolah. 

Baca Juga:Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Pimpin Sertijab, 4 Kapolres Resmi Berganti

"Peristiwa itu dipicu kesalahpahaman terkait gas motor siswa yang tersangkut hingga bersuara keras dan mengganggu. Permasalahan ini langsung kita tindak lanjuti," kata, Oman Rahman, Kamis (13/8/2026). 

Guna mencegah munculnya kegaduhan yang berlarut-larut, jajaran kepolisian dari Polres Lampung Timur bergerak cepat turun tangan memediasi kedua belah pihak. Kasus tersebut akhirnya berhasil diselesaikan secara kekeluargaan agar proses KBM di sekolah dapat kembali berjalan kondusif. 

KBO Sat Reskrim Polres Lampung Timur, Ipda Edwin Sutartama membenarkan, proses penyelesaian masalah telah dilakukan bersama pihak sekolah, guru, serta keluarga siswa. 

"Kedua belah pihak sudah dimediasi dan sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal," kata Edwin Sutartama.

Pascapenanganan kasus tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan warganet agar lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial.

Warga diminta tidak langsung menghakimi atau menyebarkan narasi yang memicu kegaduhan sebelum mendapat konfirmasi informasi yang pasti dan tepercaya.

#lampung

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dukung UMKM Naik Kelas, Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Rp 25,63 Triliun
• 10 jam lalu
0
thumb
Kondisi Terkini Pabrik Bingkai di Jaktim yang Terbakar Sampai Belasan Jam
• 11 jam lalu
0
thumb
Komisi X DPR Sebut Rekrutmen CPNS Khusus Guru Dibuka Tahun Ini
• 1 jam lalu
0
thumb
Afrika Jadi Pasar Baru Mobil China, Chery Akuisisi Pabrik Nissan di Afsel
• 13 jam lalu
0
thumb
Tangan Diborgol, 8 Tersangka Kasus 1,3 Ton Ketamin Tiba di Bareskrim
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.