DeepSeek Rilis Model Resmi V4 Pro di Tengah Persaingan Ketat AI   

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, pada Kamis (13/8/2026) secara resmi meluncurkan model V4 Pro.

DeepSeek Rilis Model Resmi V4 Pro di Tengah Persaingan Ketat AI. (Foto: Istimewa)

IDXChannel - Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, pada Kamis (13/8/2026) secara resmi meluncurkan model V4 Pro. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisinya dalam persaingan melawan para pesaing domestik yang bergerak cepat, sembari perusahaan terus meningkatkan perekrutan karyawan, kapasitas komputasi, dan upaya penggalangan dana.

DeepSeek menyatakan bahwa model V4-Pro-0813 menghadirkan peningkatan signifikan pada kemampuan agen AI dan kini tersedia melalui saluran API, aplikasi (APP), serta web.

Baca Juga:
DeepSeek Berencana Galang Dana, Bidik Valuasi Rp780 Triliun

Selain itu, DeepSeek mengumumkan akan menaikkan harga API untuk model V4 Pro dan V4 Flash, serta menerapkan skema harga yang berbeda untuk jam sibuk (peak hour) dan jam tidak sibuk (off-peak hour).

Peluncuran ini akan mendapat sorotan tajam setelah model V4 Flash, yang lebih murah, secara tak terduga mengungguli performa versi pratinjau V4 Pro (rilis April) dalam sejumlah pengujian independen.

Baca Juga:
China Bakal Izinkan DeepSeek, Alibaba, dan ByteDance Beli Chip H200 Nvidia

Hal ini tergolong tidak biasa karena varian Pro dirancang sebagai produk dengan kemampuan lebih tinggi; kondisi ini mengindikasikan bahwa DeepSeek telah melakukan peningkatan teknologi secara pesat di antara masa pratinjau dan peluncuran resmi.

DeepSeek menjadi salah satu perusahaan AI yang paling diperhatikan di China setelah model R1 miliknya viral pada awal 2025. Fenomena ini memicu pertanyaan mengenai kemungkinan membangun sistem AI yang tangguh dengan biaya jauh lebih rendah dibandingkan sistem buatan pesaing asal Amerika Serikat.

Baca Juga:
DeepSeek Gelar Rekrutmen Besar-Besaran, Akan Gandakan Jumlah Karyawan

Keunggulan awal yang sempat diraih DeepSeek kini mendapat tantangan dari serangkaian peluncuran produk oleh para pesaing asal China, termasuk Moonshot AI, Zhipu AI, MiniMax, Alibaba, dan ByteDance.

DeepSeek juga menghadapi tantangan yang lebih berat, yakni mengubah popularitasnya menjadi bisnis yang berkelanjutan. Pada Juli, Reuters melaporkan bahwa perusahaan sedang merencanakan putaran penggalangan dana baru dengan valuasi sekitar USD74 miliar, hanya beberapa minggu setelah berhasil menggalang dana sekitar USD7,4 miliar dalam putaran pendanaan eksternal pertamanya pada Juni. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ade Suhendra Satu-satunya Lokal di Tengah Dominasi Pelatih Portugal di BRI Super League 2026/2027
• 7 jam lalu
0
thumb
Di Balik Nama Jalan Daan Mogot, Ada Kisah Pahlawan yang Gugur di Usia 18
• 9 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Buka Rekrutmen 280 Ribu CPNS Guru Tahun Ini
• 3 jam lalu
0
thumb
Ketum Rampai Nusantara Nilai Polemik Ijazah SMA Gibran Tak Substansial
• 11 jam lalu
0
thumb
Pangdam XIV/Hasanuddin Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Takalar, Program Presiden Prabowo Jangkau Pelosok Negeri
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.