Pemkab Garut-DEN sepakat dorong optimalisasi potensi panas bumi

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, bersama Dewan Energi Nasional (DEN) bersepakat terus mendorong pemerintah pusat dan pengembang untuk mengoptimalkan potensi panas bumi di Garut agar memberikan manfaat bagi daerah dan memenuhi kebutuhan listrik nasional.

"Upaya kita untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya listrik dari panas bumi," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, usai pertemuan dan kunjungan kerja DEN ke Kabupaten Garut, Kamis.

Pertemuan yang digelar di Pendopo Garut itu dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan Kabupaten Garut, serta sejumlah pengembang energi dari Star Energy Geothermal (SEG), dan Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Bupati mengatakan, daerah Garut memiliki area panas bumi yang selama ini sudah dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik nasional, dan juga memiliki potensi untuk terus dikembangkan pemanfaatannya.

Menurut dia, pengembangan energi panas bumi dapat memperkuat pasokan listrik, sekaligus mendukung pemanfaatan energi bersih dan terbarukan yang ramah lingkungan.

"Ini kita lihat sebagai salah satu keunikan dan daya keunggulan Kabupaten Garut untuk berkontribusi bagi kelistrikan di Indonesia, khususnya energi terbarukan," katanya.

Anggota DEN Mohammad Fadhil Hasan mengatakan, kedatangan ke Kabupaten Garut sebagai tahapan untuk mempercepat dan mengoptimalkan sumber daya panas bumi yang ada di Garut karena saat ini sudah terbukti pemanfaatannya untuk listrik lebih dari 100 persen.

"126 MW, itu listrik yang dibutuhkan untuk dikonsumsi oleh masyarakat Garut, tapi kapasitas terpasang PLTP itu 270 MW, artinya sudah terpenuhi secara utuh," katanya lagi.

Menurut dia, potensi panas bumi di Garut itu masih bisa terus dikembangkan untuk memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat tidak hanya di Garut tapi secara nasional.

Ia menyampaikan, pengembangan panas bumi akan dilakukan secara bertahap, untuk jangka pendeknya SEG sedang mengupayakan optimalisasi melalui penambahan kapasitas produksi, sedangkan jangka menengah, PT PGE melakukan penjajakan untuk ekspansi dan penambahan kapasitas secara bertahap.

"Kita juga meminta dukungan dari semua pihak agar bisa mempercepat proses ini," katanya pula.

Dia berharap, pengembangan panas bumi tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi pembangunan daerah, seperti peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), pembukaan lapangan kerja, dan penyediaan energi yang mendukung modernisasi sektor pertanian masyarakat Garut.

"Keuntungan yang diperoleh dari pemanfaatan energi terbarukan listrik akan terjadi 'multiplier effect' pengembangan panas bumi," kata dia menegaskan.

Baca juga: PGE fokus pemanfaatan potensi panas bumi buat proyek berkelanjutan

Baca juga: Pemerintah percepat pemulihan PLTP Sarulla, optimalkan daya 1.100 MW


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cuaca Hari Ini: Jakarta Diprediksi Cerah
• 21 jam lalu
0
thumb
Rugi Menyusut, KFC Indonesia (FAST) Siap Jaga Momentum Positif
• 13 jam lalu
0
thumb
Kondisi Korban KMP Putri Yasmin: Kepala Kantor SAR Ungkap Sebagian Besar Alami Trauma dan Syok
• 10 jam lalu
0
thumb
Sayur MBG Bau tapi Nasi dan Lauk Aman? BGN Tegaskan Tetap Jangan Dimakan
• 9 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Mobil Listrik Indonesia Produksi Massal 2028
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.