CIA Ragukan Laporan Israel Trump akan Dibunuh Iran

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump diam-diam berganti pesawat saat meninggalkan Turki bulan lalu setelah Israel memperingatkan intelijen Amerika mengenai dugaan ancaman dari Iran. Demikian menurut laporan media AS.

Dalam laporan itu, Israel telah memperingatkan pejabat AS tentang kemungkinan adanya ancaman rudal Iran yang mengarah ke Air Force One.

Baca Juga
  • Intel Turki: Trump Ngumpet di Truk Katering Karena Dibohongi Israel
  • Takut Dibunuh Iran, Trump Ngumpet di Truk Katering Bandara Usai Hadiri KTT NATO di Turki
  • Strategi Trump Membentur Ketahanan Iran

"Hal ini yang mendorong Secret Service untuk secara diam-diam memindahkan Trump ke jet militer lebih kecil saat ia bertolak dari KTT NATO di Turki bulan lalu," demikian dilaporkan oleh National Public Radio (NPR) Amerika.

Menurut the Washington Post mengutip pejabat AS, manuver rahasia  ini merupakan langkah pencegahan, mengingat para pejabat intelijen Amerika meragukan informasi intelijen Israel mengenai ancaman pembunuhan terhadap Trump.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Berita mengenai penggunaan pesawat pengalih perhatian (decoy) ini pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post. Saat ditanya mengenai perkembangan tersebut pada Selasa, Trump mengatakan bahwa ia hanya mengikuti instruksi dari Secret Service.

Pertanyaan Seputar Peringatan Israel

Peringatan mengenai kemungkinan rencana pembunuhan oleh Iran tersebut dilaporkan disampaikan oleh Israel kepada badan intelijen AS, CIA. Namun, seorang pejabat AS mengatakan kepada The Post bahwa para analis CIA tidak menganggap informasi intelijen tersebut cukup meyakinkan dan telah menyampaikan keraguan itu kepada para pejabat pemerintahan Trump.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Juknis Terbit, SPPG Wajib Serap Telur Peternak dengan Harga Rp26.500 per Kg
• 17 jam lalu
0
thumb
6.500 KM dari Ukraina Tetap Membara! Ledakan Misterius Hantam Kilang Minyak Rusia
• 6 jam lalu
0
thumb
Inilah Wujud Motor Listrik Nasional Cakra NX1
• 23 jam lalu
0
thumb
Sosok Bos Gendut, Bos Narkoba Kampung Bahari Punya Aset Rp 39 M
• 22 jam lalu
0
thumb
Dari Sampah Jadi Rupiah, UBSI Bantu Bank Sampah Mawar Burangrang Go Digital Lewat Shopee
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.