VIVA – Pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi, mulai membuka lembaran baru setelah berbagai persoalan dalam kehidupan pribadinya menjadi sorotan. Konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa yang sempat viral di media sosial ternyata tidak hanya berdampak pada kehidupan pribadi, tetapi juga memukul sejumlah bisnis yang sebelumnya ia jalankan.
Di tengah berbagai tekanan yang dihadapinya, Insanul mengaku beberapa usaha miliknya mengalami penurunan drastis. Bahkan, ada bisnis yang tidak lagi bisa dipertahankan sehingga harus dihentikan sepenuhnya.
Meski demikian, pria berusia 26 tahun itu memilih untuk tidak menyerah. Ia kini berupaya membangun kembali usaha-usahanya yang masih memiliki peluang untuk berkembang melalui proses pemulihan dan penataan ulang.
"Beberapa yang masih bisa diselamatin lagi di-recovery, tapi ada juga yang enggak selamat," ujar Insanul kepada awak media, Kamis 13 Agustus 2026.
Menurutnya, situasi yang terjadi dalam kehidupan pribadinya memang ikut memengaruhi perjalanan bisnis yang telah dibangun sebelumnya. Namun, ia berusaha melihat kondisi tersebut sebagai titik awal untuk memulai kembali.
Salah satu strategi yang kini disiapkannya adalah melakukan rebranding terhadap beberapa usaha lama agar dapat kembali diterima pasar.
"Ya mungkin nanti ada re-launching nanti ke depan, InsyaAllah aku akan share juga Instagram mungkin," tutur pengusaha berusia 26 tahun itu.
Bagi Insanul, membangun bisnis bukan semata soal keuntungan pribadi. Ia mengatakan tujuan yang ingin dicapai jauh lebih besar, yakni menciptakan lapangan pekerjaan yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.
"Karena pada dasarnya aku ngebuat sesuatu bukan buat diri aku sendiri, tapi aku berusaha gimana caranya bisa buka lapangan pekerjaan buat orang lain," terangnya.
Kini Fokus ke Bisnis Pangan
Di tengah proses membangun kembali usahanya, Insanul juga mengungkapkan bahwa dirinya kini lebih fokus mengembangkan bisnis yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, termasuk sayuran.
Belakangan, sempat beredar kabar bahwa kondisi ekonominya menurun hingga membuatnya banting setir menjadi pedagang sayur. Insanul tidak membantah bahwa dirinya memang tengah serius menekuni sektor pangan sebagai bagian dari strategi bisnis baru.






Komentar (0)