Bulog salurkan 1.184 ton beras untuk 39.472 penerima manfaat di Cimahi

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Cimahi (ANTARA) - Perum Bulog menyalurkan 1.184,16 ton bantuan cadangan beras kepada 39.472 penerima manfaat di Kota Cimahi, Jawa Barat, untuk memenuhi alokasi bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September 2026.

Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto di Cimahi, Kamis, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebanyak 30 kilogram per penerima manfaat sebagai bagian dari kebijakan pemerintah membantu masyarakat.

"Sekarang untuk alokasi Juli, Agustus, dan September yang kita bagikan di bulan Agustus ini ada di angka 30 kilogram per penerima manfaat," jelasnya.

Ia menjelaskan bantuan untuk periode tersebut disalurkan pada Agustus dengan jumlah lebih besar dibandingkan alokasi Februari Maret yang diberikan sebanyak 10 kilogram per bulan atau total 20 kilogram per penerima.

Baca juga: Mentan: Penyaluran beras bentuk perhatian pemerintah

Penyaluran bantuan pangan di Cimahi merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah yang dilakukan serentak di sejumlah daerah dan bertepatan dengan momentum peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia juga menyebut penyaluran yang dilakukan di Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, tersebut merupakan penyaluran tahap pertama pada waktu periode Juli, Agustus, September di lima Kabupaten/Kota area Bandung Raya.

"Kebetulan di Kelurahan Setiamanah, Kota Cimahi, ini yang pertama dari 5 kabupaten/kota di Bandung Raya. Kalau untuk di Setiamanah sendiri kita menyalurkan 49 ton. Penerimanya 1.647 orang," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Hendra mengatakan penerima bantuan ditetapkan berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikeluarkan Kementerian Sosial dengan sasaran masyarakat pada kelompok desil 1 sampai 4.

"Bulog ini hanya membagikan. Kalau syaratnya tentu dia harus masuk ke desil 1-4. Lurah atau aparat yang ada di lingkungan terkecil melihat kondisi masyarakat, mereka yang mengusulkan, kemudian diverifikasi oleh Kementerian Sosial," ujarnya.

Setelah diverifikasi, data penerima disampaikan kepada Bulog untuk kemudian disalurkan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Mekanisme tersebut dilakukan agar bantuan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Hendra, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan kebahagiaan dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Baca juga: Perum Bulog catat serapan beras capai angka 3,4 juta ton

"Jadi kita bagikan berdasarkan data yang sudah ada. Tentu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," katanya.

Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan turut menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan pangan dari pemerintah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PSG Kalahkan Aston Villa dengan Skor 2-1, Sukses Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
• 9 jam lalu
0
thumb
Jadi Narsum di Unhas, Bupati Takalar Daeng Manye Dorong Mahasiswa Harus Siap Hadapi Indonesia Emas 2045
• 11 jam lalu
0
thumb
Biar Ga Nombok! Begini Tips Menjaga Konsumsi BBM Tetap Irit
• 3 jam lalu
0
thumb
GIC 2026 diramaikan 13 negara dan hadirkan kategori sepak bola putri
• 14 jam lalu
0
thumb
Danantara Investasi Jumbo ke Perusahaan Daging Luar Nageri, Apa Untung Ruginya?
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.