Calon Hakim Agung Ini Mau Pastikan Ada Aturan Pakai AI untuk Tangani Perkara

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Hakim Agung Kamar Pidana Syamsul Arief mengatakan, jika terpilih, dirinya ingin memastikan ada peraturan supaya para hakim dapat menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam menangani perkara.

"Ketika saya misalnya terpilih menjadi Hakim Agung, saya akan memastikan bahwa akan ada peraturan Mahkamah Agung yang akan menjadi pedoman bagi hakim di dalam penggunaan AI, dan kemudian menghadapi penanganan perkaranya," ujar Syamsul saat fit and proper test di Komisi III DPR, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Syamsul menjelaskan, AI dapat digunakan sebagai alat bantu persidangan, bukan dalam mengambil keputusan.

Baca juga: Kata Anggota Komisi III DPR soal Kader Golkar Lolos Calon Hakim Agung tapi Albertina Ho Gagal

Lalu, kata dia, AI bisa dimanfaatkan untuk materi perkara, mengadili kejahatan, memahami bukti digital, dan memahami bias algoritma.

"Dan yang ketiga, di dalam pedoman penggunaan AI di pengadilan itu tentu saja dia harus menjadi penjaga gawang hak asasi, melindungi terdakwa, para pihak, publik data, dan independensi hakim itu sendiri," ucapnya.

Sementara itu, Syamsul menyebut penggunaan AI di dunia sudah diatur oleh UNESCO.

Menurutnya, UNESCO membuat suatu kompas moral untuk penggunaan AI di peradilan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Kadernya, Dhifla Wiyani Jadi Calon Hakim Agung, Golkar: Sudah Lama Enggak Aktif

"Jadi ini adalah kompas bagaimana pedoman penggunaan AI di peradilan. Dan ini kemarin juga sudah diadopsi oleh Peradi, dia juga membuat aturan mengenai itu. Sementara di MA saat ini sudah ada wacana untuk pengaturan terkait mengenai penggunaan AI secara etis," imbuh Syamsul.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkop Resmikan Pabrik CPO KUD Sejahtera di Sumsel: Target 20-40 Koperasi Lagi
• 12 jam lalu
0
thumb
Google Pixel 11 Series meluncur dengan harga mulai Rp16 jutaan
• 9 jam lalu
0
thumb
Bedah Upaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi Hingga Akhir Tahun
• 22 jam lalu
0
thumb
Diagnosis Radang Usus Buntu Bisa Berubah, Pemeriksaan Mesti Menyeluruh
• 7 jam lalu
0
thumb
Bayar Sebelum 30 September, PBB-P2 Tahun 2026 Otomatis Dipotong 5 Persen
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.