Jakarta: Menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, uji emisi kendaraan digelar serentak di empat pelabuhan utama untuk menjaga kualitas udara sekaligus mendorong ekosistem logistik lebih berkelanjutan.
Sebanyak sekitar 500 kendaraan operasional dan logistik mengikuti program Merdeka Emisi yang dilaksanakan di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar. Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sekitar 200 kendaraan—didominasi truk kontainer—menjalani pemeriksaan emisi pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Wakil Menteri Perhubungan Suntana mengatakan pengendalian emisi di kawasan pelabuhan memerlukan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas logistik.
"Pelabuhan merupakan simpul transportasi dengan pergerakan kendaraan sangat tinggi. Pengendalian emisi kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. Upaya seperti ini perlu dijalankan bersama oleh operator pelabuhan, perusahaan angkutan, dan pelaku usaha logistik," kata Suntana dalam keterangan pers dikutip, Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca Juga :
Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh 73,7% pada Juni 2026Wakil Direktur Utama Pelindo Drajat Sulistyo menilai tingginya mobilitas kendaraan di pelabuhan menjadikan pengelolaan emisi sebagai bagian penting dari operasional sehari-hari.
Uji emisi kendaraan digelar serentak di empat pelabuhan utama untuk menjaga kualitas udara. Dokumentasi/ istimewa.
“Setiap hari ribuan kendaraan keluar masuk kawasan pelabuhan. Karena itu, upaya menuju Green Port perlu melibatkan seluruh ekosistem yang bekerja dan beraktivitas di pelabuhan. Merdeka Emisi menjadi salah satu cara kami mengajak para pelaku logistik untuk ikut mengambil bagian,” jelas Drajat.
Menurut Drajat, momentum peringatan kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
"Kami ingin semangat kemerdekaan tahun ini membawa pesan sederhana, bahwa lingkungan pelabuhan yang lebih bersih membutuhkan peran kita bersama. Salah satunya dengan memastikan kendaraan yang digunakan sehari-hari dirawat dengan baik dan emisinya memenuhi standar," ungkapnya. Memudahkan Pengemudi
Pelaksanaan uji emisi di area pelabuhan mendapat respons positif dari para pengemudi. Salah satunya Marhani yang sehari-hari mengoperasikan truk kontainer di Tanjung Priok.
“Uji emisi di pelabuhan ini memudahkan kami. Bisa langsung periksa kendaraan saat sedang di sini, jadi tidak perlu mencari tempat uji emisi di luar,” ujarnya.
Selain uji emisi, pengelola pelabuhan juga terus menjalankan berbagai inisiatif lingkungan, mulai dari efisiensi energi, elektrifikasi peralatan operasional, digitalisasi proses bisnis, hingga rehabilitasi kawasan pesisir dan pelestarian keanekaragaman hayati di sejumlah wilayah operasional.
Melalui langkah tersebut, pengelolaan pelabuhan diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran distribusi barang, tetapi juga berkontribusi pada kualitas lingkungan dan pembangunan logistik yang lebih berkelanjutan.





Komentar (0)