Jakarta (ANTARA) - Menjaga kesehatan gigi dan mulut penting dilakukan bukan hanya untuk menunjang penampilan, tetapi juga untuk mendukung kenyamanan saat makan, kemampuan berbicara, kebersihan mulut, serta kepercayaan diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Menurut dokter gigi Smart Dental drg. Harum Azania Susanto, pemeriksaan gigi secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi gigi dan menentukan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan setiap orang.
“Setiap pasien memiliki kondisi gigi dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Melalui pemeriksaan yang menyeluruh, dokter dapat memahami kondisi gigi, gusi, susunan gigi, serta fungsi gigitan pasien sebelum menyusun rekomendasi perawatan,” ujar Harum dalam keterangannya pada Kamis.
Baca juga: Gaya hidup sehari-hari yang menyebabkan penguningan gigi
Ia mengatakan perencanaan perawatan yang tepat dapat membantu penanganan dilakukan secara lebih terarah dan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Salah satu alasan pentingnya menjaga kesehatan gigi berkaitan dengan proses makan. Gigi berfungsi mengunyah makanan agar lebih mudah dicerna tubuh. Ketika gigi berlubang, terasa nyeri, atau goyang, seseorang dapat merasa tidak nyaman saat makan dan cenderung menghindari makanan tertentu.
Selain untuk makan, kondisi gigi juga berperan dalam kemampuan berbicara. Posisi dan kondisi gigi, terutama gigi depan, turut membantu pembentukan suara dan pengucapan kata.
Baca juga: Tren pemutih gigi global diprediksi meningkat hingga Rp214 triliun
Gigi yang hilang, renggang berlebihan, atau susunannya tidak teratur dapat memengaruhi artikulasi. Kemampuan berbicara dengan jelas menjadi bagian penting dalam proses belajar, bekerja, dan berkomunikasi.
Kesehatan gigi juga berkaitan dengan rasa nyaman dan kepercayaan diri. Kondisi gigi yang terawat dapat membuat seseorang lebih nyaman ketika berbicara maupun tersenyum dalam interaksi sosial.
Di sisi lain, susunan gigi yang berjejal atau tidak teratur dapat membuat sejumlah bagian gigi lebih sulit dibersihkan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penumpukan plak, gigi berlubang, dan gangguan pada gusi.
Baca juga: Menyikat gigi sesaat setelah makan bisa sebabkan kerusakan gigi
Karena itu, pemeriksaan gigi sebaiknya dilakukan tidak hanya ketika keluhan sudah muncul. Pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan masalah lebih dini sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih tepat.
Masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai berbagai pilihan perawatan sesuai kondisi masing-masing, mulai dari perawatan preventif, penanganan gigi berlubang dan gigi hilang, hingga perawatan untuk merapikan susunan gigi.
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Smart Dental menghadirkan program Independence Open Day “Merdeka Tersenyum” pada 19-21 Agustus 2026. Program tersebut mencakup kesempatan bagi masyarakat untuk berkonsultasi dan mengenali kondisi kesehatan gigi serta susunan gigi secara lebih menyeluruh.
Baca juga: Penyebab dan solusi perawatan gigi sensitif
Pemeriksaan dapat didukung dengan panoramic X-ray dan digital 3D smile scan apabila diperlukan, dengan kebutuhan pemeriksaan ditentukan berdasarkan kondisi pasien.
Harum menekankan bahwa setiap pilihan perawatan perlu didasarkan pada hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter agar sesuai dengan kebutuhan pasien.
Dengan demikian, menjaga kesehatan gigi tidak hanya berkaitan dengan memiliki senyum yang baik, tetapi juga mendukung fungsi dasar tubuh dan kualitas interaksi sehari-hari, mulai dari makan dengan nyaman, berbicara dengan jelas, hingga menjalani aktivitas dengan lebih percaya diri.
Baca juga: Kiat jaga kesehatan gigi agar tidak ompong saat menua
Menurut dokter gigi Smart Dental drg. Harum Azania Susanto, pemeriksaan gigi secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi gigi dan menentukan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan setiap orang.
“Setiap pasien memiliki kondisi gigi dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Melalui pemeriksaan yang menyeluruh, dokter dapat memahami kondisi gigi, gusi, susunan gigi, serta fungsi gigitan pasien sebelum menyusun rekomendasi perawatan,” ujar Harum dalam keterangannya pada Kamis.
Baca juga: Gaya hidup sehari-hari yang menyebabkan penguningan gigi
Ia mengatakan perencanaan perawatan yang tepat dapat membantu penanganan dilakukan secara lebih terarah dan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.
Salah satu alasan pentingnya menjaga kesehatan gigi berkaitan dengan proses makan. Gigi berfungsi mengunyah makanan agar lebih mudah dicerna tubuh. Ketika gigi berlubang, terasa nyeri, atau goyang, seseorang dapat merasa tidak nyaman saat makan dan cenderung menghindari makanan tertentu.
Selain untuk makan, kondisi gigi juga berperan dalam kemampuan berbicara. Posisi dan kondisi gigi, terutama gigi depan, turut membantu pembentukan suara dan pengucapan kata.
Baca juga: Tren pemutih gigi global diprediksi meningkat hingga Rp214 triliun
Gigi yang hilang, renggang berlebihan, atau susunannya tidak teratur dapat memengaruhi artikulasi. Kemampuan berbicara dengan jelas menjadi bagian penting dalam proses belajar, bekerja, dan berkomunikasi.
Kesehatan gigi juga berkaitan dengan rasa nyaman dan kepercayaan diri. Kondisi gigi yang terawat dapat membuat seseorang lebih nyaman ketika berbicara maupun tersenyum dalam interaksi sosial.
Di sisi lain, susunan gigi yang berjejal atau tidak teratur dapat membuat sejumlah bagian gigi lebih sulit dibersihkan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penumpukan plak, gigi berlubang, dan gangguan pada gusi.
Baca juga: Menyikat gigi sesaat setelah makan bisa sebabkan kerusakan gigi
Karena itu, pemeriksaan gigi sebaiknya dilakukan tidak hanya ketika keluhan sudah muncul. Pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan masalah lebih dini sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih tepat.
Masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai berbagai pilihan perawatan sesuai kondisi masing-masing, mulai dari perawatan preventif, penanganan gigi berlubang dan gigi hilang, hingga perawatan untuk merapikan susunan gigi.
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Smart Dental menghadirkan program Independence Open Day “Merdeka Tersenyum” pada 19-21 Agustus 2026. Program tersebut mencakup kesempatan bagi masyarakat untuk berkonsultasi dan mengenali kondisi kesehatan gigi serta susunan gigi secara lebih menyeluruh.
Baca juga: Penyebab dan solusi perawatan gigi sensitif
Pemeriksaan dapat didukung dengan panoramic X-ray dan digital 3D smile scan apabila diperlukan, dengan kebutuhan pemeriksaan ditentukan berdasarkan kondisi pasien.
Harum menekankan bahwa setiap pilihan perawatan perlu didasarkan pada hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter agar sesuai dengan kebutuhan pasien.
Dengan demikian, menjaga kesehatan gigi tidak hanya berkaitan dengan memiliki senyum yang baik, tetapi juga mendukung fungsi dasar tubuh dan kualitas interaksi sehari-hari, mulai dari makan dengan nyaman, berbicara dengan jelas, hingga menjalani aktivitas dengan lebih percaya diri.
Baca juga: Kiat jaga kesehatan gigi agar tidak ompong saat menua





Komentar (0)