Semua Tegang, Awas Rusia Ngamuk ke Israel

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Bendera Israel berkibar setelah serangan udara dari rudal Hizbullah di pinggir jalan dekat perbatasan Israel dengan Lebanon, di Israel. (REUTERS/AYAL MARGOLIN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan terjadi antara Rusia dan Israel. Hal ini terkait nasib warga Rusia-Israel Artyom Kirpichenok, yang dilaporkan hilang setelah tiba di Bandara Ben Gurion.

Kirpichenok sendiri dikenal sebagai aktivis dan jurnalis. Pria 51 tahun itu, kerap mengkritik pemerintah Israel karena kebijakannya terkait Palestina dan Iran.

Mengutip RT Rabu (12/8/2026), awalnya Kirpichenok tiba di Ben Gurion, 2 Agustus. Ia sempat mengirim pesan singkat kepada keluarganya yang berbunyi "sudah tiba" pada pukul 10.41 waktu setempat.


Pilihan Redaksi
  • Breaking: Timteng Panas Lagi, AS-Houthi Serang Kapal-Kapal
  • Media Asing Sorot Calon Bos BI Destry Damayanti, Sebut Ini
  • Anwar Ibrahim Dirawat di Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Prabowo-Xi Jinping Satukan Kekuatan, Kapal Militer Siap Diterjunkan

"Namun, setelah itu aktivitas telepon dan media sosialnya terhenti," tulis laman tersebut.

Kepolisian Israel mengatakan Kirpichenok telah melewati pemeriksaan paspor di Bandara Ben Gurion sebelum menghilang. Ia datang ke Israel untuk menghadiri konferensi akademik dan memiliki tiket penerbangan pulang pada 8 Agustus.

Jurnalis hubungan internasional Oleg Yasinsky mengaku khawatir dengan nasib Kirpichenok. Dalam unggahan di Telegram, Yasinsky mengatakan sang sejarawan telah beberapa hari tidak dapat dihubungi.

"Kirpichenok ditahan oleh Shin Bet, badan keamanan dalam negeri Israel," ujarnya.

Mantan anggota parlemen Rusia, Darya Mitina menyebut fasilitas di Tel Aviv itu merupakan salah satu tempat penahanan paling mengerikan di Timur Tengah. Ia mengatakan sebagian besar tahanan di sana merupakan warga Palestina, sementara sebagian lainnya adalah warga asing yang dicurigai melakukan spionase.

"Kondisi yang dihadapi Kirpichenok dapat bergantung pada tuduhan yang dikenakan kepadanya," jelasnya.

"Jika ia didakwa melakukan pengkhianatan atau spionase, perlakuan terhadapnya dapat berbeda," tambahnya.

Kirpichenok sebelumnya aktif bekerja dengan sejumlah media dan organisasi masyarakat sipil di Turki dan Iran. Ia kerap bepergian ke kedua negara tersebut dan menerbitkan laporan mengenai kunjungannya.

Mitina menduga perjalanannya ke Iran mungkin menjadi salah satu pemicu penahanan. Israel secara resmi menetapkan Iran sebagai negara musuh, sementara warga negara Israel dilarang bepergian ke negara tersebut dan perjalanan semacam itu mendapat pengawasan ketat dari aparat keamanan.

Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk Israel Anatoly Viktorov mengatakan kepada TASS bahwa kedutaan mengetahui laporan mengenai dugaan penahanan Kirpichenok.n Kedutaan Rusia telah mengirimkan permintaan resmi kepada otoritas Israel dan terus memantau situasi tersebut.

Kirpichenok lahir dari keluarga Yahudi di Rusia dan pindah ke Israel pada 1990-an. Ia lulus dari Hebrew University of Jerusalem dan pernah bertugas di Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebelum kembali ke Rusia sekitar 15 tahun kemudian.

Sejak itu, ia dikenal sebagai pengkritik vokal pemerintah Israel dan operasi militernya di Gaza. Dalam buku terbarunya, Israel: The Road to Catastrophe, Kirpichenok menggambarkan Israel sebagai proyek kolonial bergaya Barat dan membandingkan perlakuan Israel terhadap Palestina dengan Afrika Selatan pada era apartheid.

Meski dikenal memiliki pandangan politik yang kritis terhadap Israel, rekan-rekannya mengatakan Kirpichenok meyakini kewarganegaraan dan paspor Israel yang dimilikinya akan membuatnya dapat bepergian dengan aman ke negara tersebut. Terutama untuk kepentingan akademik dan profesional.


(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pemukim Israel Serang Desa Palestina

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BPK Jawa Timur Uji Coba Pembersihan Cikar Mbah Gleyor, ODCB Kediri yang Jadi Sasaran Vandalisme
• 8 jam lalu
0
thumb
Jelang Review MSCI, Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN
• 19 jam lalu
0
thumb
MK Tegaskan Penghinaan Presiden Hanya Bisa Dituntut Jika Diadukan Presiden-Wapres
• 10 jam lalu
0
thumb
Manfaat Rutin Membaca Buku 20 Menit Setiap Pagi
• 7 jam lalu
0
thumb
Luhut Ungkap Peran AI di Balik Akta Kelahiran Otomatis
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.