Kementrans Kembangkan Pusat Ekonomi Baru di Kepri dan Sulbar, Investasi Galangan Kapal Berpotensi Serap 21 Ribu Pekerja

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) siap mengembangkan pusat-pusat perekonomian di sejumlah kawasan transmigrasi potensial, termasuk Kepulauan Riau (Kepri) dan Sulawesi Barat (Sulbar), melalui penguatan sektor industri, energi, dan pertambangan.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan pemerintah tengah mendorong transformasi kawasan transmigrasi agar tidak hanya berfungsi sebagai kawasan permukiman dan pertanian, tetapi juga menjadi pusat ekonomi baru.

Pembangunan tersebut diarahkan untuk menciptakan ekosistem investasi yang menghasilkan nilai tambah ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Batam, Rempang, dan Galang Jadi Fokus Industri

Salah satu wilayah yang menjadi fokus Kementrans adalah Batam, Rempang, dan Galang di Kepulauan Riau dengan pengembangan yang diarahkan terutama pada sektor industri.

"Jadi tadi kalau bicara lokus, satu adalah Batam, Rempang dan Galang. Fokusnya industri dan beberapa juga sudah bahkan, saya sampaikan, kami diberikan semacam hak pengelolaan untuk 350 hektare yang ada di Galang," kata Mentrans Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Kementrans memiliki semacam hak pengelolaan terhadap lahan seluas 350 hektare di Galang yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan investasi.

Menurut Iftitah, beberapa waktu lalu terdapat investor yang datang dan berminat memanfaatkan sekitar setengah dari lahan tersebut untuk pembangunan galangan kapal.

"Nilai investasinya cukup besar, mencapai triliunan rupiah. Tidak hanya memiliki nilai investasi tetapi juga dengan pemanfaatan tersebut dapat menyerap tenaga kerja lokal," ujarnya.

Pemanfaatan kawasan transmigrasi seluas 150 hektare tersebut diperkirakan mampu menyerap sekitar 21 ribu tenaga kerja.

Selain mendatangkan investasi bernilai triliunan rupiah, pengembangan kawasan itu diharapkan memberikan dampak langsung terhadap pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Kementrans Bidik Potensi Logam Tanah Jarang di Mamuju

Selain Kepulauan Riau, Kementrans memusatkan perhatian pada potensi pengembangan logam tanah jarang (LTJ) di Mamuju, Sulawesi Barat.

Iftitah mengatakan dirinya telah bertemu dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) untuk membahas potensi eksplorasi logam tanah jarang di wilayah tersebut.

Kementrans sebelumnya juga telah berdialog dengan kementerian dan lembaga terkait mengenai rencana eksplorasi di kawasan transmigrasi Mamuju.

Pengembangan potensi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas fungsi kawasan transmigrasi ke berbagai sektor ekonomi yang memiliki nilai tambah.

Pemerintah Revitalisasi 45 Kawasan Transmigrasi

Iftitah menjelaskan kebijakan transmigrasi pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kini bertransformasi dengan lebih mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas.

Salah satu program utama Kementrans dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 adalah merevitalisasi 45 kawasan transmigrasi prioritas nasional.

Revitalisasi tersebut disertai pengembangan kawasan transmigrasi secara terintegrasi serta digitalisasi data kawasan.

Pembangunan kawasan transmigrasi saat ini tidak lagi semata-mata berorientasi pada pembukaan lahan baru maupun perpindahan penduduk.

Pemerintah mengarahkan kawasan transmigrasi menjadi ekosistem investasi yang dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita bangun satu pembangunan ekonomi yang juga terintegrasi," ujar Mentrans.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Manfaatkan Celah Hukum, Sindikat Siber Asing Beroperasi dan Sembunyi di Indonesia
• 12 jam lalu
0
thumb
IWL 2026/27 Terapkan Triple Round Robin dan Drafting Pemain
• 13 jam lalu
0
thumb
Menteri Hukum Uji Coba E-Voting untuk Pilih Calon Kakanwil, Pegawai Dilibatkan
• 20 jam lalu
0
thumb
DKS Glow By dr. Dikes Resmi Dibuka di Kediri, Tawarkan Perawatan Estetik dan Anti-Aging
• 15 jam lalu
0
thumb
Romantisme Keblinger Dekrit Presiden
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.