Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz 100 Persen, Sebut Iran Tidak Bisa Dipercaya

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mengklaim militer AS kini memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Trump juga secara terbuka menyatakan tidak mempercayai pemerintah Iran. Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, Selasa, setelah ia kembali dari Ohio.

“Saya tidak percaya Iran. Mengapa – apakah Anda mengatakan saya percaya Iran!? Saya adalah orang terakhir yang akan mempercayai Iran,” kata Trump.

Menurut Trump, Iran selama ini berulang kali memberikan informasi yang dianggapnya tidak benar.

“Mereka terus-menerus berbohong kepada saya,” ujarnya.

Trump kemudian menegaskan bahwa AS saat ini menguasai jalur pelayaran strategis tersebut.

“Saat ini kami memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Mereka tidak memiliki kendali. Kami memiliki kendali penuh. Selat itu milik kami,” katanya dilansir dari Antara pada Rabu (12/8/2026).

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia karena menjadi jalur penting bagi lalu lintas kapal yang mengangkut minyak dan produk energi dari kawasan Teluk Persia.

Sebelumnya, Trump mengatakan kapal-kapal tidak diperbolehkan memasuki wilayah Iran melalui Selat Hormuz. Namun, menurut dia, jalur tersebut masih dapat digunakan oleh pihak lain.

“Kami tidak mengizinkan mereka masuk ke Iran. Mereka tidak diperbolehkan melewati selat menuju Iran, tetapi selat itu terbuka bagi pihak lain,” kata Trump pada Senin (10/8/2026).

Meski mengklaim menguasai Selat Hormuz, Trump mengakui Iran masih berpotensi mengganggu lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut.

Ia menyebut pasukan Iran masih dapat berupaya memasang atau menjatuhkan ranjau laut. Trump mengatakan pasukan AS telah menemukan dan membersihkan ranjau yang berada di sepanjang selat.

“Kami telah membersihkan ranjau di seluruh selat, seperti yang mungkin sudah Anda dengar, atau mungkin belum. Tetapi kami mengendalikan selat tersebut 100 persen,” ujarnya.

Trump juga mengakui bahwa Iran masih dapat menimbulkan gangguan meskipun kemampuan negara tersebut, menurut klaimnya, telah melemah.

“Apakah mereka masih bisa membuat masalah? Ya, mereka bisa. Tetapi mereka bangkrut. Mereka tidak punya uang,” kata Trump.

Ketegangan di Timur Tengah masih berlangsung sejak perang antara AS-Israel dan Iran dimulai pada akhir Februari. Hingga kini, Washington dan Teheran belum mencapai kesepakatan final untuk mengakhiri konfrontasi. (ant/saf/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
[FULL] Analisis Pakar Hukum dan Eks Penyidik KPK soal Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
• 17 jam lalu
0
thumb
Kasus Kuota Haji, Bekas Menteri Agama Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar
• 22 jam lalu
0
thumb
Wall Street Melemah, Investor Menanti Data Inflasi AS
• 9 jam lalu
0
thumb
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan Lebih dari 2.000 Orang, Kasus Capai 4.381
• 21 jam lalu
0
thumb
KPAI Apresiasi Polri Beri Penghargaan ke Anak: Picu Mereka Terus Berkembang
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.