JAKARTA, KOMPAS.TV - Wacana pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 membuat istilah desil kembali menjadi perhatian.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kelompok tersebut masuk pembahasan awal pengendalian subsidi BBM.
Namun, pemerintah belum menetapkan pembatasan tersebut. Purbaya mengatakan sistemnya masih dipelajari dan pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap setelah siap.
"Mungkin yang masuk desil 9-10. Supaya beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap. Sedang kita pelajari sistemnya," ujarnya Selasa (11/8).
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui kelompok desil yang tercatat dalam data pemerintah, pengecekan dapat dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui layanan Cek Bansos.
Baca Juga: Wacana Pemerintah, Siap-Siap Kelompok Mampu Bakal Disetop dari Subsidi Pembelian Pertalite
Cara Cek Desil Pakai NIKData desil bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kementerian Sosial menjelaskan desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang dihitung dari sejumlah variabel sosial ekonomi.
Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi maupun layanan pencarian Cek Bansos di cekbansos.kemensos.go.id.
Cara mengecek:
- Masukkan NIK 16 digit sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Masukkan huruf kode yang tampil pada layar.
- Segarkan kode jika tulisan tidak terbaca.
- Klik Cari Data.
Hasil pencarian dapat memuat nama, kelompok desil, serta status bantuan sosial yang tercatat dalam data.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Triwulan III 2026 Masih Cair, Ini Cara Cek Penerima Pakai NIK
Desil 1 sampai 10 Artinya Apa?Kemensos membagi keluarga di Indonesia ke dalam 10 desil. Setiap desil mencakup 10 persen keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan.
Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah. Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.
Artinya, semakin tinggi angka desil, semakin tinggi pula posisi kelompok tersebut dalam klasifikasi kesejahteraan yang digunakan dalam DTSEN.
Penentuan desil tidak hanya berdasarkan gaji atau pengeluaran bulanan. Variabel yang digunakan mencakup pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, dan kepemilikan aset.
Desil yang Berkaitan dengan Bantuan SosialDesil digunakan untuk menentukan sasaran sejumlah program bantuan sosial.
Kemensos menyebut keluarga yang berada pada:
- Desil 1-4: dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako.
- Desil 5: dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Ketentuan tersebut merupakan penggunaan desil untuk penentuan sasaran bantuan sosial. Adapun kaitannya dengan rencana pembatasan Pertalite masih berupa pembahasan pemerintah dan belum menjadi kebijakan yang berlaku.
Baca Juga: Rudi Tanoesoedibjo Irit Bicara usai Diperiksa KPK 4 Jam Terkait Bansos
Bagaimana Kalau Desil Tidak Sesuai?Kemensos menyebut data desil bersifat dinamis. Jika hasil pencarian tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data.
Pembaruan dapat dilakukan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata.
Data yang diperbarui selanjutnya akan dihitung ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara periodik.
Untuk saat ini, masyarakat dapat menggunakan layanan Cek Bansos untuk mengetahui desil yang tercatat pada DTSEN.
Adapun pemerintah masih membahas kemungkinan pembatasan Pertalite bagi desil 9-10 dan belum menetapkan waktu penerapannya.
Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Pertalite
- desil
- cek desil
- Cek Bansos
- DTSEN
- subsidi BBM






Komentar (0)