Soal Pemeriksaan Rudy Tanoe, KPK Libatkan BPKP untuk Hitung Kerugian Negara

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa (11/8/2026). KPK mengungkapkan pemeriksaan Rudy Tanoe, guna kepentingan perhitungan kerugian keuangan negara terkait kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras. (Sumber: Tangkap layar YouTube KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - KPK mengungkapkan pemeriksaan terhadap Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe, guna kepentingan perhitungan kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya turut menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Dalam pemeriksaan kali ini dilakukan oleh penyidik bersama auditor BPKP untuk keperluan penghitungan kerugian keuangan negara, yang diakibatkan dugaan perbuatan melawan hukum para pihak dalam proses pengadaan penyaluran bantuan sosial beras," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

"Sehingga dalam pemeriksaan tersebut tentunya didalami bagaimana proses dan mekanisme pengadaan penyaluran bansos beras tersebut."

Baca Juga: KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Rudy Tanoe Terkait Kasus Bansos pada 11 Agustus 2026

Menurut Budi, dalam kontraknya, bansos semestinya disalurkan langsung (door to door) kepada penerima manfaat, namun praktiknya hanya berhenti di tingkat kelurahan.

"Di mana dalam kontraknya seharusnya bansos itu sampai dengan rumah ke rumah para penerima bantuan sosial. Namun demikian, penyaluran yang dilakukan oleh para distributor ini, para vendor yang mengerjakan pengadaan penyaluran bansos beras ini tidak sampai ke titik penerima, tapi hanya sampai kelurahan-kelurahan," ujarnya.

"Yang artinya ini juga bergeser dari kontrak yang disepakati oleh pihak Kemensos dengan para penyedia jasa."

Selain itu, Budi mengungkapkan, dalam pemeriksaan Rudy tersebut, pihaknya juga turut mendalami terkait nilai kontraknya.

"Juga didalami berkaitan dengan nilai kontrak, kemudian biaya wajar yang seharusnya dikeluarkan dalam proses penyaluran bansos dan sebagainya, karena memang kebutuhannya untuk penghitungan kerugian keuangan negara," ucap Budi.

Dalam kesempatan berbeda, Rudy Tanoe mengungkapkan dalam pemeriksaannya hari ini dirinya dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka lain dalam perkara tersebut.

"Tak ada tanggapan. Saya dipanggil sebagai saksi dari tersangka yang lain," kata Rudy usai diperiksa KPK, Selasa.

Meski demikian, dia enggan menjelaskan lebih lanjut ihwal pemeriksaannya oleh KPK. Rudy meminta agar awak media menanyakan perihal hal itu kepada penyidik atau kuasa hukumnya.

"Selebihnya silakan ke penyidik atau ke kuasa hukum saya," ucapnya.

Baca Juga: Komentar Rudy Tanoe usai Diperiksa KPK Terkait Kasus Bansos

 

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kpk
  • rudy tanoe
  • kasus korupsi bansos
  • pemeriksaan rudy tanoe
  • bpkp
  • kerugian negara
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ribuan Bendera Merah Putih Berkibar di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Warga Tegaskan Kedaulatan NKRI
• 19 jam lalu
0
thumb
PLTS 100 GW Perlu Konsistensi Pemerintah
• 17 jam lalu
0
thumb
Industri Sepatu RI Lagi Tancap Gas-Gegara AS Jadi Dipepet 2 Negara Ini
• 19 jam lalu
0
thumb
Kado HUT Ke-81 RI, Pemerintah Siapkan Bantuan Beras Hampir 1 Juta Ton
• 23 jam lalu
0
thumb
Terus Meroket, Harga Minyak Brent Naik 1,4% ke USD 88,91 per Barel
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.