JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) atau program sembako untuk periode Juli-September 2026 masih berlangsung.
Hingga awal Agustus, lebih dari 7 juta keluarga penerima manfaat (KPM) sudah menerima PKH, sementara bantuan sembako telah disalurkan kepada lebih dari 12 juta KPM.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan pemerintah menargetkan penyaluran seluruh bansos triwulan III untuk lebih dari 18 juta KPM rampung pada Agustus 2026.
"Sudah lebih dari 7 juta (KPM) yang disalurkan untuk PKH dan lebih dari 12 juta (KPM) untuk bantuan pangan non-tunai atau bantuan sembako," kata Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (5/8/2026) lalu.
Data penerima pada triwulan III berasal dari pemutakhiran yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut Gus Ipul, data penerima diperbarui setiap tiga bulan sehingga jumlah dan status KPM dapat berubah.
Baca Juga: Wacana Pemerintah, Siap-Siap Kelompok Mampu Bakal Disetop dari Subsidi Pembelian Pertalite
Lebih dari 18 Juta KPM Masuk Penyaluran Triwulan IIIUntuk bansos sembako, sebanyak 15.215.415 KPM dari triwulan II melanjutkan penerimaan ke triwulan III. Sebanyak 3.043.419 KPM lainnya mengalami pengalihan.
Dengan perubahan tersebut, total penerima bansos sembako pada triwulan III mencapai 18.258.834 KPM.
Sementara untuk PKH, terdapat 8.359.853 KPM dari triwulan II yang melanjutkan penerimaan. Sebanyak 1.641.900 KPM mengalami pengalihan.
Total penerima PKH pada triwulan III mencapai 10.001.753 KPM.
Gus Ipul mengatakan perubahan daftar penerima terjadi karena data bersifat dinamis.
"Nah tentu data itu selalu dinamis, ada yang exclusion error, ada inclusion error, ada yang meninggal, ada yang lahir, ada yang pindah tempat, kemudian ada yang naik kelas, ada yang turun kelas, ada juga yang menikah, dan seterusnya," ujar dia.
Selain perubahan kondisi sosial ekonomi, sebagian KPM juga ditangguhkan karena teridentifikasi melakukan transaksi judi online berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Gus Ipul mengatakan pemerintah masih menelusuri data tersebut sebelum mengambil keputusan terhadap penerima yang teridentifikasi terkait judi online.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Triwulan III 2026 Masih Cair, Ini Cara Cek Penerima Pakai NIK
Berapa Besaran Bansos yang Diterima?Besaran bantuan untuk program sembako dan PKH berbeda.
Untuk bantuan sembako, setiap KPM menerima Rp600.000 untuk periode Juli-September 2026.
Sementara nilai PKH bergantung pada komponen penerima dalam keluarga:
- Ibu hamil: Rp750.000
- Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Lansia di atas 60 tahun: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Baca Juga: Bansos PKH, BPNT dan Sembako Triwulan III 2026 Sudah Disalurkan, Begini Cara Cek Penerimanya
Cara Cek Penerima Bansos Agustus 2026Masyarakat dapat mengecek apakah namanya tercatat sebagai penerima PKH atau bantuan sembako melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Caranya:
- Buka https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Ikuti proses pencarian data penerima.
- Cek hasil pencarian untuk melihat status penerimaan PKH atau bantuan sembako.
Kemensos menyebut penyaluran bansos triwulan III masih berjalan dan ditargetkan tuntas pada Agustus 2026.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- bansos 2026
- PKH
- bantuan sembako
- Cek Bansos
- Kemensos
- bantuan sosial






Komentar (0)