HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Persib Bandung akhirnya terbebas dari sanksi FIFA Registration Ban hanya dalam tempo kurang dari dua hari.
Dengan demikian, klub juara bertahan Super League ini sudah bisa mendaftarkan pemain baru pada musim 2026/2027.
Berdasarkan dokumen resmi FIFA yang diperoleh pada Rabu (12/8), nama Persib sudah tidak tercantum dalam daftar cekalan per Selasa (11/8/2026) malam.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya sengketa antara Persib Bandung dengan mantan pelatih mereka, Robert Rene Albert, yang sudah berlangsung sejak 2022.
Perselisihan hak dan kewajiban antara kedua belah pihak telah diselesaikan, meski hingga kini Persib belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pencabutan sanksi itu.
Manajemen Persib sempat mengonfirmasi bahwa kasus ini bukan hal baru. Mereka baru mengetahui keputusan FIFA tersebut dalam perkembangan terakhir dan segera melakukan kajian menyeluruh untuk memahami posisi kasus serta menentukan langkah terbaik ke depan.
“Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat,” jelas Manajemen Persib Bandung melalui laman resmi klub, Selasa (11/8/2026).
FIFA Registration BanIni merupakan kasus kedua Persib masuk dalam daftar FIFA Registration Ban sepanjang tahun 2026.
Sebelumnya pada Mei 2026, Persib juga menghadapi sanksi serupa akibat sengketa dengan pemain Daisuke Sato.
Kendati demikian, pencabutan sanksi terbaru ini memberikan angin segar bagi Persib untuk kembali aktif di bursa transfer.
Sementara itu, beberapa klub Indonesia lain seperti PSBS Biak, Sriwijaya FC, dan PSM Makassar masih tercatat dalam daftar FIFA Registration Ban, dengan PSBS Biak menjadi klub dengan jumlah sengketa terbanyak.
PSSI sebagai operator kompetisi I.League pun didesak untuk memastikan seluruh klub peserta menyelesaikan kewajiban finansial kepada pemain dan pelatih sebelum kompetisi dimulai agar tidak mengganggu kelancaran liga.






Komentar (0)