Kapolres Wajo Sisir Rumah Warga di Kawasan Wiringtappareng, Kibarkan Bendera Merah Putih

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, WAJO — Kecintaan Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya sangat besar. Ia menyisir rumah warga di Kawasan Wiringtappareng hanya untuk mengibarkan bendera merah putih.

Perwira menengah polri berpangkat dua bunga melati bertugas awal Agustus 2026 lalu, menggantikan pejabat sebelumnya, AKBP Muhammad Rosid Ridho.

Belum cukup sebulan bertugas di Bumi Lamaddukelleng. Namun kedekatannya dengan masyarakat sangat erat. Tanpa sekat, bagaikan teman lama kembali bersua.

Itu terlihat saat mantan Kapolres Maros itu memimpin gerakan pembagian bendera merah putih di Kawasan Wiringtappareng, Kecamatan Tempe, Selasa, 11 Agustus.

Kawasan Wiringtappareng sebuah kawasan permukiman penduduk yang berada di sekitar perairan atau tepian Danau Tempe. Kawasan ini menjadi fokus program pemerintah dalam penanganan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh.

Kondisi permukiman yang terbilang kumuh, tidak mempengaruhi niatnya. Demi sang merah putih, ia melintasi jembatan gantung dan mengarungi Sungai Walanae menggunakan perahu sederhana di TPI 45.

Rumah demi rumah disinggahi. Tak hanya memberikan bendera merah putih. Kapolres Wajo menyerahkan puluhan bantuan sosial paket sembako.

Douglas menyampaikan, gerakan pembagian bendera merah putih adalah program nasional yang diselenggarakan setiap bulan Agustus untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Program ini demi memperkuat rasa cinta tanah air. Menumbuhkan nasionalisme dan membantu warga yang belum memasang bendera,” ujarnya.

Kasi Humas Polres Wajo, Iptu Kaomi menyampaikan, penyerahan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap masyarakat dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Bantuan sosial yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat penerima serta menciptakan suasana kebersamaan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus sebagai upaya membangun hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat. (man)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tiga Komisaris dan Dua Direksi MBSS Kompak Mengundurkan Diri
• 12 jam lalu
0
thumb
JATMAN Jakarta Desak Polisi Proses Hukum Produsen Miras Newport
• 13 jam lalu
0
thumb
Purbaya soal Destry Jadi Calon Gubernur BI: Pengalamannya Cukup
• 9 jam lalu
0
thumb
Sumbang Gagasan Baru Penegakan Hukum Indonesia, IPTU Abdillah Makmur Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude
• 13 jam lalu
0
thumb
Bicara di RDPU DPR, Pakar: Tidak Boleh Ada Perampasan Aset Tanpa Putusan Hakim
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.