JAKARTA, KOMPAS.TV - BPS mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Mei 2026 mencapai sekitar 7,2 juta orang dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,65%.
Di tengah penurunan angka pengangguran nasional, jumlah lulusan perguruan tinggi yang belum terserap dunia kerja masih menjadi perhatian.
Sekitar 1,03 juta lulusan perguruan tinggi tercatat menganggur. Kondisi ini memunculkan pertanyaan: apakah persoalannya terletak pada ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri atau justru karena lapangan kerja produktif yang masih terbatas?
Baca Juga: FULL! Pakar Forensik & Hukum Pidana Kupas Ekshumasi Sutrimo, Bisa Ungkap Kematian? - KOMPAS PAGI
Dalam dialog Kompas Bisnis, Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan INDEF M. Rizal Taufikurrahman menjelaskan persoalan pengangguran terdidik tidak semata-mata menunjukkan kegagalan sistem pendidikan.
Menurutnya, Indonesia menghadapi persoalan struktural antara peningkatan kualitas pendidikan dan kemampuan ekonomi menciptakan pekerjaan formal, produktif, berupah layak, serta sesuai kompetensi. Pemerintah dinilai perlu mendorong penciptaan lapangan kerja melalui manufaktur, agroindustri, ekonomi digital, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sektor jasa modern.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- kompas pagi
- kompas bisnis
- indef
- pengangguran





Komentar (0)