LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Desa Bali Nuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, untuk mengikuti prosesi ngaben massal terbesar di Nusantara, Selasa (11/8/2026). Puncak upacara ditandai dengan pembakaran 153 bale tajuk serta pengarakan bade raksasa setinggi 26 meter.
Suasana meriah terlihat sejak warga memenuhi jalan desa untuk mengantar bade menuju lokasi pembakaran. Bade ditarik secara gotong royong dengan iringan gamelan dan sorak-sorai masyarakat.
Kebersamaan warga terlihat ketika mereka bahu-membahu mengarak bade hingga tiba di lokasi upacara. Prosesi tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam ngaben massal tahun ini.
Di tengah prosesi, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M Syaiful Anwar mendapat kehormatan naik ke atas bade raksasa. Bade setinggi 26 meter tersebut menjadi salah satu daya tarik utama. Sorak-sorai warga berpadu dengan tabuhan gamelan membuat suasana upacara semakin semarak.
Baca Juga:Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota GlobalTahun ini, Desa Bali Nuraga mencatat momen penting dengan menggelar ngaben massal yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Nusantara. Sejumlah rangkaian upacara bahkan telah berlangsung selama satu bulan penuh sebelum memasuki puncak prosesi.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menilai kekuatan gotong royong dan kekayaan budaya Bali Nuraga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya.
"Hari ini kita melihat kegiatan budaya atau ngaben massal dan menjadi kegiatan ngaben terbesar. Ini kabar baik bagi Lampung Selatan," ujarnya.
Melihat potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berencana mencanangkan Desa Bali Nuraga sebagai kampung wisata pada 2027.
Pemerintah daerah menilai tradisi, kekompakan masyarakat dan kekuatan gotong royong menjadi modal penting untuk mengembangkan kawasan tersebut. Ngaben massal ini juga menarik perhatian masyarakat dari luar daerah hingga wisatawan mancanegara.
Salah satunya Mirgo, wisatawan asal Italia yang datang menyaksikan langsung prosesi budaya tersebut. Dia mengaku terkesan dengan kekompakan, gotong royong dan keramahan masyarakat Lampung Selatan.
"Saya suka sekali Indonesia, budaya Indonesia," katanya.
Baca Juga:Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt JampidsusPuncak rangkaian ngaben ditandai dengan pembakaran 153 bale tajuk. Api membakar bale tajuk dengan diiringi doa serta rangkaian upacara adat. Bagi masyarakat Hindu, prosesi tersebut memiliki makna spiritual yang mendalam
#lampung





Komentar (0)