Grid.ID - Nanda Persada soroti mental anak Ruben Onsu dan Sarwendah di tengah perseteruan. Ia meminta keduanya berhenti saling serang di medsos (media sosial).
Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus menjadi perbincangan publik. Hal ini membuat beberapa pihak ikut buka suara memberikan tanggapan mereka.
Tak terkecuali dengan mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada. Ia mengaku ikut prihatin dengan apa yang terjadi.
Sebab, menurutnya, permasalahan rumah tangga yang seharusnya sudah menjadi bagian dari masa lalu justru kembali diungkit. Terlebih masalah yang dipersoalkan berkaitan dengan anak-anak mereka.
"Ada salah satu yang menceritakan sebab-sebab dari perceraian, itu diposting di sosmed kan sedih yang melihatnya. Kaget bahwa pernah ada perselingkuhan," ungkap Nanda, dikutip dari Tribun Seleb.
"Nggak perlu sebenarnya kayak gitu, yang mau dituju apa sih?," sambungnya.
Soroti Kondisi Psikologis Anak
Menurutnya, baik Ruben maupun Sarwendah perlu memikirkan kondisi psikologis anak-anak yang bisa terdampak akibat konflik orangtuanya. Ia pun mengingatkan agar keduanya tidak saling menyerang atau membuka persoalan pribadi lebih dalam melalui media sosial.
"Kalau memang benar-benar sayang sama anak-anak kurang-kuranginlah postingan-postingan atau statement yang bisa melukai perasaan anak-anak gitu," ujar Nanda.
Persoalan yang terus diungkit di ruang publik dapat meninggalkan jejak digital yang suatu hari dapat ditemukan oleh anak-anak mereka. Sehingga hal tersebut sangat tidak baik bagi kondisi mental anak-anak keduanya.
"Yang paling ngrasain tuh anak-anak, orang tua mungkin suatu saat bisa berdamai, suatu saat bisa menyelesaikan masalahnya dengan baik. Tapi kan lukanya tetap masih akan terasa buat anak-anak akan panjang sampai kapanpun."
"Karena jejak digital itu kan sulit hilang ya," tandasnya.
Hal tersebut membuat Nanda Persada soroti mental anak Ruben Onsu dan Sarwendah di tengah perseteruan. Ia meminta keduanya berhenti saling serang di medsos lantaran jejak digital suatu saat akan ditemukan oleh anak-anak keduanya. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)